India Perketat Pemantauan Gletser Pasca Banjir Bandang Nepal
India meningkatkan pengawasan gletser di perbatasan Himalaya menyusul bencana banjir bandang di Nepal yang menewaskan ratusan orang dan menyebabkan ribuan hilang.
Redaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 20.44 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pemerintah India kini memperkuat sistem pemantauan terhadap gletser dan danau gletser di wilayah Himalaya, khususnya di negara bagian Uttarakhand, sebagai respons terhadap bencana banjir bandang yang melanda Nepal. Langkah ini diambil menyusul kejadian pada 26 Agustus yang diduga dipicu oleh longsor gletser di perbatasan Tibet-Nepal, yang menyebabkan aliran air dan material puing dengan kecepatan tinggi. Menteri Manajemen Bencana Uttarakhand, Madan Kaushnik, menegaskan bahwa wilayahnya berbatasan langsung dengan Nepal dan memiliki kondisi geografis serupa, sehingga rentan terhadap risiko serupa.
Dalam pernyataannya, Kaushnik menyatakan bahwa dinas terkait telah diperintahkan untuk memantau seluruh gletser dan danau gletser yang tercatat di wilayah tersebut. Ia juga menginstruksikan tim lapangan untuk tetap waspada terhadap tanda-tanda potensi bencana, termasuk perubahan konsistensi es, pergerakan tanah, atau peningkatan debit air. Uttarakhand, yang dikenal sebagai salah satu wilayah paling rentan secara ekologis di India, memiliki setidaknya 1.266 danau gletser yang menjadi fokus pemantauan intensif.
Bencana di Nepal pada 26 Agustus telah mengakibatkan hilangnya hampir 3.000 jiwa dan menewaskan 633 orang hingga 29 Agustus, menurut data resmi. Lembaga Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) menyatakan bahwa kejadian tersebut disebabkan oleh runtuhnya gletser yang memicu gelombang puing dan air. Meski penyebab pasti belum teridentifikasi secara utuh, para ilmuwan menyoroti peran perubahan iklim sebagai faktor utama yang mempercepat pencairan gletser di kawasan Himalaya.
Dampak jangka panjang dari pencairan gletser tidak hanya meningkatkan risiko banjir bandang, tetapi juga melemahkan stabilitas lereng gunung akibat pengikisan tanah dan perubahan struktur geologi. Para ahli menekankan bahwa kombinasi antara pemanasan global dan aktivitas pembangunan yang kurang terencana telah meningkatkan frekuensi, intensitas, dan dampak bencana alam di kawasan tersebut. Upaya pemantauan yang diperkuat di India menjadi bagian dari strategi pencegahan dini untuk mengurangi risiko kemanusiaan dan kerusakan infrastruktur.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

The Weeknd Siap Tampil di Jakarta, 26-27 September 2026
Konser tunggal pertama The Weeknd di Jakarta digelar di Stadion Internasional Jakarta pada 26 dan 27 September 2026 dengan setlist yang diprediksi mencakup sekitar 38 lagu ikonik dari berbagai era kariernya.
13 September 2026

Pezeshkian Tegaskan Ketahanan Iran Hadapi Tekanan AS-Israel
Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan tekad negaranya tidak akan menyerah terhadap tekanan AS dan Israel dalam pidato di New Delhi, sementara India soroti risiko keamanan maritim dan ketergantungan energi akibat krisis di Selat Hormuz.
12 September 2026

Volkswagen Siapkan PHK 60 Ribu Karyawan, Biaya Capai Rp334 Triliun
Perusahaan otomotif Jerman Volkswagen akan menanggung biaya hingga 16 miliar euro atau sekitar Rp334 triliun untuk restrukturisasi besar-besaran, termasuk pemutusan hubungan kerja hingga 60.000 karyawan secara global.
12 September 2026

Harga Bensin AS Tembus Rp72,7 Juta per Galon Akibat Ketegangan AS-Iran
Lonjakan harga bensin di AS mencapai Rp72,7 juta per galon menjelang Labor Day, dipicu serangan militer terhadap Iran dan kekhawatiran gangguan pasokan minyak global.
8 September 2026
Berita Lainnya

Konten Kreator Kantong Merah Merambah Pungut Sampah di Kota Kendari
Selasa, 15 September 2026, 03.12 WITA

Cuaca Ekstrem Berdampak pada Harga Ikan di Pasar Tradisional
Selasa, 15 September 2026, 03.12 WITA

Rumah Bordil dan Alkohol Tradisional Tersembunyi di Sultra
Selasa, 15 September 2026, 03.12 WITA

Platform Digital Belum Penuhi Kewajiban Lindungi Anak
Senin, 14 September 2026, 22.36 WITA

Redmi Note 17 Pro Max Siap Hadir dengan Baterai 10.000mAh
Senin, 14 September 2026, 22.36 WITA

Pemerintah Serahkan DIM RUU Ketenagakerjaan ke DPR
Senin, 14 September 2026, 22.35 WITA

Gibran Ucapkan Selamat untuk Menkeu Baru
Senin, 14 September 2026, 22.35 WITA

PTBA Jaga Aliran Batu Bara Lewat Rel, Tak Terganggu Kemarau
Senin, 14 September 2026, 22.34 WITA


