Selasa, 15 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

India Perketat Pemantauan Gletser Pasca Banjir Bandang Nepal

India meningkatkan pengawasan gletser di perbatasan Himalaya menyusul bencana banjir bandang di Nepal yang menewaskan ratusan orang dan menyebabkan ribuan hilang.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 20.44 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
India Perketat Pemantauan Gletser Pasca Banjir Bandang Nepal📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pemerintah India kini memperkuat sistem pemantauan terhadap gletser dan danau gletser di wilayah Himalaya, khususnya di negara bagian Uttarakhand, sebagai respons terhadap bencana banjir bandang yang melanda Nepal. Langkah ini diambil menyusul kejadian pada 26 Agustus yang diduga dipicu oleh longsor gletser di perbatasan Tibet-Nepal, yang menyebabkan aliran air dan material puing dengan kecepatan tinggi. Menteri Manajemen Bencana Uttarakhand, Madan Kaushnik, menegaskan bahwa wilayahnya berbatasan langsung dengan Nepal dan memiliki kondisi geografis serupa, sehingga rentan terhadap risiko serupa.

Dalam pernyataannya, Kaushnik menyatakan bahwa dinas terkait telah diperintahkan untuk memantau seluruh gletser dan danau gletser yang tercatat di wilayah tersebut. Ia juga menginstruksikan tim lapangan untuk tetap waspada terhadap tanda-tanda potensi bencana, termasuk perubahan konsistensi es, pergerakan tanah, atau peningkatan debit air. Uttarakhand, yang dikenal sebagai salah satu wilayah paling rentan secara ekologis di India, memiliki setidaknya 1.266 danau gletser yang menjadi fokus pemantauan intensif.

Bencana di Nepal pada 26 Agustus telah mengakibatkan hilangnya hampir 3.000 jiwa dan menewaskan 633 orang hingga 29 Agustus, menurut data resmi. Lembaga Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) menyatakan bahwa kejadian tersebut disebabkan oleh runtuhnya gletser yang memicu gelombang puing dan air. Meski penyebab pasti belum teridentifikasi secara utuh, para ilmuwan menyoroti peran perubahan iklim sebagai faktor utama yang mempercepat pencairan gletser di kawasan Himalaya.

Dampak jangka panjang dari pencairan gletser tidak hanya meningkatkan risiko banjir bandang, tetapi juga melemahkan stabilitas lereng gunung akibat pengikisan tanah dan perubahan struktur geologi. Para ahli menekankan bahwa kombinasi antara pemanasan global dan aktivitas pembangunan yang kurang terencana telah meningkatkan frekuensi, intensitas, dan dampak bencana alam di kawasan tersebut. Upaya pemantauan yang diperkuat di India menjadi bagian dari strategi pencegahan dini untuk mengurangi risiko kemanusiaan dan kerusakan infrastruktur.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya