Indonesia Dorong Reformasi Pro-Pertumbuhan di Forum G20
Indonesia menekankan reformasi struktural dan pemanfaatan AI sebagai solusi atas ketidakpastian global dalam pertemuan Menteri Keuangan G20 di AS.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 14.28 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Wakil Menteri Keuangan Juda Agung memimpin delegasi Indonesia dalam Pertemuan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral G20 yang berlangsung di Asheville, North Carolina, pada 31 Agustus hingga 1 September 2026. Pertemuan yang diselenggarakan di bawah presidensi Amerika Serikat menekankan pentingnya memperkuat pertumbuhan ekonomi global melalui reformasi sistemik, peningkatan produktivitas, dan pemanfaatan teknologi canggih seperti kecerdasan buatan.
Di tengah tantangan global yang meliputi ketegangan geopolitik, gangguan rantai pasok, serta beban utang yang tinggi, Indonesia mengusulkan agenda reformasi pro-pertumbuhan sebagai respons strategis. Juda menegaskan bahwa langkah-langkah struktural harus fokus pada pengurangan hambatan bagi investasi, penguatan kerja sama internasional, serta pendorongan inovasi sebagai pemicu pertumbuhan baru.
Pemerintah Indonesia memaparkan serangkaian upaya konkret, termasuk penyederhanaan regulasi untuk menciptakan iklim usaha yang lebih kondusif. Penguatan sektor keuangan dilakukan melalui implementasi Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK), sementara transformasi ekonomi digenjot melalui hilirisasi sumber daya alam dan pengembangan industri berbasis nilai tambah. Pembenahan BUMN juga menjadi fokus, dengan penekanan pada tata kelola yang lebih baik, efisiensi operasional, serta daya saing yang meningkat.
Sebagai bagian dari pendekatan inklusif, forum G20 kali ini menyelenggarakan dialog langsung dengan pelaku usaha dari sektor kesehatan, manufaktur, dan jasa keuangan untuk mendapatkan masukan praktis tentang hambatan investasi dan pemanfaatan AI. Juda menekankan bahwa keberhasilan reformasi tak bisa lepas dari keterlibatan sektor swasta guna mewujudkan peningkatan investasi, penciptaan lapangan kerja, dan kesejahteraan masyarakat.
Di bidang keuangan digital, Indonesia memperingatkan meningkatnya ancaman penipuan lintas negara, scam, dan kejahatan siber. Untuk mengatasi risiko ini, pemerintah memperkuat literasi keuangan dan membentuk Anti-Scam Center sebagai wadah koordinasi lintas lembaga. Juda menekankan perlunya kerja sama internasional yang lebih kuat, termasuk sinergi dengan Financial Action Task Force (FATF), guna menjaga integritas sistem keuangan global dan memperkuat perlindungan konsumen dalam era digitalisasi.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Suahasil Dilantik, Pengusaha Optimistis Dorong Tumbuh Ekonomi 8%
Penunjukan Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan disambut positif pengusaha, yang menilai pengalaman dan keahliannya mampu mendorong pertumbuhan ekonomi nasional menuju target 8%.
14 September 2026

Suahasil Tegaskan Kelanjutan Kebijakan Keuangan Negara
Menteri Keuangan Suahasil Nazara langsung memimpin operasional Kementerian Keuangan pasca pelantikan, menegaskan komitmen melanjutkan kebijakan stabilisasi ekonomi dan pengelolaan APBN tanpa perubahan mendasar.
14 September 2026

Suahasil Nazara Resmi Jabat Menteri Keuangan, Tekankan Kredibilitas Institusi
Suahasil Nazara dilantik sebagai Menteri Keuangan RI, menegaskan komitmen menjaga kredibilitas dan kepercayaan publik lewat kinerja institusi yang transparan dan profesional.
14 September 2026

IHSG Melemah Saat Peluncuran Bansos Digital Ditetapkan Oktober
Indeks Harga Saham Gabungan turun lebih dari 1% dalam 20 menit perdagangan pertama, sementara pemerintah siapkan peluncuran bansos digital pada bulan Oktober.
14 September 2026
Berita Lainnya

Menkeu Dorong Perluasan Penindakan Rokok Ilegal
Senin, 14 September 2026, 19.33 WITA

Suahasil Dilantik Jadi Menteri Keuangan, Tantangan Fiskal Makin Ketat
Senin, 14 September 2026, 19.32 WITA

Pergantian Menteri Keuangan Tak Ganggu Progres Whoosh
Senin, 14 September 2026, 19.32 WITA

Purbaya Siapkan Skema BPD Financing untuk Dorong Pembangunan Daerah
Senin, 14 September 2026, 19.32 WITA

Menteri PKP: BTN Dongkrak Ekosistem Perumahan Melalui KPP
Senin, 14 September 2026, 19.32 WITA

Rupiah Melemah ke Rp17.640 Akibat Tekanan Global
Senin, 14 September 2026, 19.32 WITA

BSI Gelar Lelang Serentak 2026 dengan 2.000 Aset Kompetitif
Senin, 14 September 2026, 19.31 WITA

Reshuffle Kabinet Picu Pemulihan IHSG di Akhir Sesi
Senin, 14 September 2026, 19.31 WITA


