Selasa, 13 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Indonesia Kecam Serangan Bandara Saudi, Desak Hentikan Aksi Kekerasan

Indonesia mengecam tajam serangan ke bandara Saudi yang menewaskan 13 orang dan melukai lebih dari 300 orang, serta mendesak semua pihak menghentikan kekerasan dan mengedepankan diplomasi.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 13 Oktober 2026, 12.07 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 3x dibuka
Indonesia Kecam Serangan Bandara Saudi, Desak Hentikan Aksi Kekerasan📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Indonesia menyampaikan keprihatinan mendalam atas serangan yang menargetkan Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, Arab Saudi, yang mengakibatkan 13 korban jiwa dan lebih dari 300 orang luka-luka. Serangan tersebut, yang dilakukan oleh kelompok milisi Houthi dari Yaman, dinilai sebagai bentuk eskalasi berbahaya yang mengancam keselamatan penerbangan sipil serta memperburuk krisis kemanusiaan di kawasan. Pemerintah menekankan bahwa setiap tindakan yang merugikan warga sipil dan infrastruktur umum tidak dapat dibenarkan.

Dalam pernyataan resmi, Kemlu RI menegaskan bahwa serangan tersebut tidak hanya melanggar hukum humaniter internasional, tetapi juga mengganggu operasional penerbangan dan menimbulkan ancaman serius terhadap keamanan regional. Indonesia menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban dan berharap semua yang terluka segera pulih. Pihaknya juga menekankan pentingnya perlindungan terhadap warga sipil dalam konflik bersenjata, tanpa terkecuali.

Pemerintah Indonesia kembali menyerukan penghentian total serangan dan aksi balasan yang memperparah tensi di wilayah tersebut. Semua pihak diminta menahan diri, menjaga komitmen terhadap hukum internasional, serta memprioritaskan dialog dan diplomasi sebagai solusi utama. Upaya damai harus menjadi fondasi dalam menyelesaikan konflik yang telah berlangsung bertahun-tahun di Yaman.

Kemlu RI juga memastikan tidak ada warga negara Indonesia yang terdampak dalam insiden tersebut, baik dari segi korban jiwa maupun luka. Meski demikian, kejadian ini menjadi peringatan keras atas potensi ancaman lintas batas yang dapat memengaruhi stabilitas keamanan global. Indonesia menekankan bahwa kedaulatan dan integritas teritorial setiap negara harus dihormati, serta menekankan peran penting negara-negara dalam mendorong perdamaian melalui mekanisme damai.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya