Indonesia Usung Budi Gunadi Sadikin Jadi Kandidat Dirjen WHO
Indonesia mengusung Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin sebagai salah satu kandidat utama pemimpin baru Organisasi Kesehatan Dunia, menyusul pemilihan yang dijadwalkan Mei 2027.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 13 Oktober 2026, 21.24 WITA·👁 3 orang membaca· 0 hari ini · 76x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pemilihan Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mulai menemui titik terang dengan munculnya tujuh tokoh yang diusulkan oleh negara anggota. Salah satu nama yang mendapat perhatian khusus adalah Budi Gunadi Sadikin, Menteri Kesehatan Republik Indonesia, yang diusung sebagai kandidat oleh pemerintah Indonesia. Dalam proses seleksi yang akan berlangsung pada Sidang Majelis Kesehatan Dunia Mei 2027, ia bersaing dengan perwakilan dari Qatar, Arab Saudi, Belgia, China, Spanyol, dan Botswana. Posisi ini akan menggantikan Tedros Adhanom Ghebreyesus, yang masa jabatannya berakhir 15 Agustus 2027.
Budi Gunadi Sadikin, yang menjabat sebagai Menkes sejak Desember 2020, memiliki latar belakang unik dibandingkan kandidat lainnya. Ia bukan lulusan kedokteran atau profesional kesehatan masyarakat secara tradisional, melainkan berasal dari sektor teknologi dan perbankan, pernah bekerja di IBM Asia-Pasifik serta berbagai institusi keuangan besar seperti Bank Mandiri dan ABN AMRO. Namun, pengalaman manajerial dan keuangan yang dimilikinya menjadi modal utama dalam mengelola transformasi sistem kesehatan nasional, terutama selama masa pandemi.
Selama kepemimpinannya, Budi aktif dalam pengadaan alat tes, vaksin, dan obat-obatan, serta memastikan distribusi yang merata ke seluruh wilayah Indonesia. Ia juga dikenal sebagai tokoh yang mendorong peningkatan peran WHO sebagai lembaga standar ilmiah global, serta mendukung negara berkembang dalam membangun kapasitas kesehatan nasional. Dukungan terhadap pencalonannya ditegaskan oleh Menteri Luar Negeri Indonesia, Arrmanatha Christiawan Nasir, yang menegaskan bahwa usulan ini merupakan bentuk komitmen Jakarta dalam memperjuangkan tata kelola kesehatan global yang lebih inklusif dan adil.
Kandidat lain yang muncul dalam daftar memiliki rekam jejak kuat di bidang kesehatan global. Hanan Mohammed Al-Kuwari dari Qatar memimpin sistem kesehatan nasional dan korporasi rumah sakit utama di negaranya. Hanan Balkhy dari Arab Saudi menjabat sebagai Direktur Regional WHO untuk Mediterania Timur dan memiliki pengalaman dalam menangani resistansi antimikroba. Hans Henri P. Kluge dari Belgia, yang kini menjabat Direktur Regional WHO Eropa, memiliki pengalaman lebih dari tiga dekade dalam penanganan krisis kesehatan darurat, termasuk pandemi. Sementara itu, Song Li dari China, María P. Neira dari Spanyol, dan Gevorg Tamamyan dari Botswana juga membawa latar belakang spesifik yang relevan dengan tantangan kesehatan global saat ini.
Pemilihan pemimpin baru WHO diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat sistem kesehatan global, terutama dalam menangani ancaman kesehatan lintas batas, kesiapan respons krisis, dan penguatan kapasitas negara berkembang. Indonesia melalui pencalonan Budi Gunadi Sadikin menekankan pentingnya kepemimpinan yang berbasis pada keadilan, transparansi, dan keterlibatan aktif negara-negara berkembang dalam pengambilan keputusan kesehatan global.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Gubernur Kalteng Tanam Pohon di Lokasi Karhutla Tumbang Nusa
Gubernur Kalteng lakukan penanaman pohon di wilayah terdampak kebakaran hutan dan lahan sebagai bagian dari rehabilitasi lingkungan dan ajakan bersama jaga kelestarian alam.
24 Oktober 2026

Menteri Tinjau Langsung BSPS di Jakarta Barat
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman meninjau program BSPS di Cengkareng untuk memastikan bantuan bedah rumah sampai tepat sasaran kepada masyarakat berpenghasilan rendah.
24 Oktober 2026

Pemerintah dan Pertamina Percepat Siap Operasional Kilang RDMP Balikpapan
Pemerintah dan Pertamina memastikan kesiapan operasional Kilang RDMP Balikpapan dengan progres 99 persen, demi menjaga keandalan pasokan energi nasional.
24 Oktober 2026

Pemerintah Perkuat Rantai Pasok Pangan Hadapi Tantangan Iklim
Menteri Pertanian menekankan perlunya perbaikan rantai pasok pangan untuk mengatasi disparitas harga antara peternak dan konsumen di tengah ancaman iklim ekstrem.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

D-8 Dorong Perdamaian Melalui Diplomasi dan Kolaborasi Ekonomi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

Madrasah Harus Jadi Ruang Belajar Inklusif dan Aman Digital
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

PLTS Terapung di Waduk Tembesi Capai 74 Persen Progres
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

OJK Sultra Dorong Inklusi Keuangan Lewat BIK 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA
Sulut Juara Umum Kejurnas Pacuan Kuda 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.23 WITA

7 Kebiasaan Sederhana untuk Hidup Lebih Bahagia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.21 WITA

Makan Sebelum dan Sesudah Olahraga, Kunci Optimalisasi Performa Tubuh
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.20 WITA

Monako Ungguli Dunia sebagai Tempat Tinggal Terbaik 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.11 WITA

