Selasa, 15 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

INKA dalam Krisis Keuangan, Butuh Transformasi Total

PT Industri Kereta Api (Persero) mengalami kerugian Rp677 miliar dan utang tak terkelola sebesar Rp4,7 triliun, memicu upaya pembenahan menyeluruh demi kelangsungan industri perkeretaapian nasional.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 15 September 2026, 19.29 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
INKA dalam Krisis Keuangan, Butuh Transformasi Total📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Kondisi keuangan PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA dikonfirmasi sedang tidak stabil, dengan kerugian bersih mencapai Rp677 miliar dan posisi ekuitas negatif. Selain itu, perusahaan juga menanggung beban pinjaman yang dianggap tidak berkelanjutan sekitar Rp4,7 triliun, menunjukkan ketidakberdayaan finansial yang kritis. Pernyataan ini disampaikan langsung oleh petinggi Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia, yang juga menjabat Kepala Badan Pengatur BUMN, dalam keterangan resmi.

Dony Oskaria menekankan bahwa INKA sebagai perusahaan manufaktur dengan pasar yang terdefinisi jelas seharusnya tidak berada dalam kondisi seperti ini. Ia menyoroti ironi bahwa perusahaan yang menyediakan produk strategis justru mengalami kerugian besar dan ketergantungan pada utang yang tidak terkelola. Menurutnya, hal ini menunjukkan kegagalan dalam pengelolaan bisnis dan perlu segera direformasi secara menyeluruh.

Upaya pemulihan, atau turn around, dinilai hanya bisa berjalan jika ada komitmen bersama dari semua pemangku kepentingan, termasuk pemerintah dan manajemen. Dony menegaskan bahwa transformasi bukan sekadar perbaikan teknis, melainkan perubahan mendasar dalam tata kelola, budaya kerja, dan model bisnis. Fokus utama adalah menciptakan efisiensi operasional, peningkatan kualitas produksi, serta pengelolaan keuangan yang sehat.

Transformasi INKA juga dirancang untuk mendukung visi nasional, khususnya dalam membangun industri perkeretaapian yang mandiri dan berkelanjutan. Dony menekankan pentingnya penyusunan grand plan sebagai fondasi perubahan, yang mencakup seluruh aspek mulai dari operasional, teknis, hingga sistem bisnis. Tujuannya adalah menjadikan INKA sebagai kekuatan industri strategis yang mampu menopang lapangan kerja dan mempercepat industrialisasi sektor transportasi darat.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya