Minggu, 25 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Instagram Sarwendah Dibatasi Setahun Akibat Laporan Massal

Fitur live Instagram Sarwendah dibatasi selama satu tahun setelah menghadapi pelaporan massal dari pengguna lain, menyusul kontroversi dengan mantan suaminya, Ruben Onsu.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 15 Oktober 2026, 23.06 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 32x dibuka
Instagram Sarwendah Dibatasi Setahun Akibat Laporan Massal📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Akun Instagram artis Sarwendah kini mengalami pembatasan fitur live hingga jangka waktu satu tahun, akibat serangkaian pelaporan yang dilakukan secara massal oleh pengguna platform. Keputusan tersebut muncul setelah ia mengunggah rekaman percakapan dan video call yang melibatkan mantan suaminya, Ruben Onsu, yang kemudian dihapus secara otomatis oleh sistem Instagram. Unggahan tersebut sempat bertahan setelah diajukan banding, namun akhirnya ditarik setelah jumlah pelaporan terus meningkat.

Pengacara Sarwendah, Chris Sam Siwu, membenarkan kejadian tersebut dan menyatakan dugaan kuat adanya keterlibatan pihak-pihak tertentu yang sengaja memobilisasi pelaporan untuk menekan kliennya. Ia menekankan bahwa tindakan tersebut merupakan konsekuensi dari sengketa publik yang melibatkan dua tokoh publik, di mana setiap aktivitas digital mereka mendapat perhatian luas dan risiko besar. "Ini adalah hasil dari report yang masif. Saya yakin ada pihak yang sengaja menggerakkan pelaporan," ujarnya dalam keterangan usai sidang di PN Jakarta Selatan.

Sarwendah sendiri mengungkapkan secara langsung melalui akun media sosialnya bahwa unggahannya tidak dihapus secara sukarela, melainkan karena sistem menanggapi jumlah pelaporan yang tinggi. Ia juga menyebut bahwa akunnya kini diberi peringatan keras, termasuk ancaman pemblokiran permanen jika pelanggaran berlanjut. "Saya tidak menghapus postingan itu sendiri. Awalnya sempat bertahan setelah banding, tapi akhirnya dihapus karena terus dilaporkan," tulisnya dalam pernyataan.

Tim hukum menegaskan bahwa kliennya telah mempertimbangkan risiko hukum dan digital sebelum memutuskan untuk bersuara. Meski kini menghadapi hambatan di media sosial, mereka tetap mendukung langkah yang diambil Sarwendah sebagai bentuk perlawanan terhadap narasi negatif yang selama ini menyudutkannya. Chris Sam Siwu menegaskan bahwa semua strategi hukum dan pemulihan akun kini berada di tangan tim khusus, termasuk kuasa hukum Pablo Benua, yang memimpin penanganan lebih lanjut.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya