Integrasi Forum Kerja Tiga Lembaga Pemberdayaan Masyarakat
Tri Tito dorong efisiensi anggaran melalui penyatuan rapat kerja Dekranas, PKK, dan Posyandu di tingkat nasional.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 25 Oktober 2026, 21.00 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Ketua Harian Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), sekaligus Ketua Umum Tim Penggerak (TP) PKK dan Tim Pembina Posyandu, Tri Tito Karnavian menginisiasi penyatuan forum rapat kerja tiga lembaga pemberdayaan masyarakat dalam satu kesatuan acara. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat sinergi antarlembaga yang bergerak di bidang ekonomi kreatif, kesejahteraan keluarga, dan kesehatan masyarakat. Kegiatan digelar di Bali Sunset Road Convention Center, Denpasar, pada Kamis (22/10), dan menjadi pertemuan pertama yang menggabungkan tiga institusi tersebut dalam satu forum.
Tujuan utama dari integrasi ini adalah memperbaiki tata kelola program, menghindari tumpang tindih kegiatan, serta meningkatkan efisiensi penggunaan anggaran daerah. Tri Tito menegaskan bahwa penyatuan tidak mengurangi esensi atau ruang diskusi masing-masing lembaga, melainkan menciptakan ruang koordinasi yang lebih terpadu dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Dengan pendekatan ini, diharapkan program yang dihasilkan lebih terarah, inklusif, dan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota.
Dalam forum tersebut, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian PPN/Bappenas, dan Badan Gizi Nasional turut menyampaikan kebijakan pendukung, termasuk penguatan regulasi dan arahan terkait alokasi anggaran daerah. Dukungan ini bertujuan memastikan ketersediaan sumber daya yang memadai agar program kerja tiga lembaga tersebut dapat berjalan optimal tanpa hambatan struktural. Keterlibatan lembaga pemerintah pusat menunjukkan komitmen bersama dalam mendorong pemberdayaan masyarakat secara menyeluruh.
Tri Tito menekankan bahwa hasil dari integrasi forum kerja bukan hanya efisiensi administratif, tetapi juga menciptakan inovasi program yang benar-benar berdampak langsung terhadap kesejahteraan rakyat. Ia menegaskan pentingnya menjaga kualitas dan relevansi program, dengan fokus pada peningkatan kualitas hidup, pemberdayaan perajin, serta penguatan ketahanan keluarga. Menurutnya, kolaborasi antarlembaga yang solid menjadi fondasi utama dalam mewujudkan tujuan tersebut.
Ia juga mengapresiasi dedikasi para pengurus dan kader di seluruh daerah yang terus aktif dalam menjalankan program pemberdayaan. Menurut Tri Tito, keberhasilan program tergantung pada sinergi yang kuat antarlembaga dan keterlibatan langsung masyarakat. Dengan komitmen bersama dan pendekatan terpadu, ia yakin upaya penguatan pemberdayaan masyarakat dapat menciptakan dampak nyata bagi kemajuan bangsa di berbagai sektor.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Lula dan Bolsonaro Tutup Kampanye di Pantai Rio
Dua tokoh politik utama Brasil, Lula dan Flavio Bolsonaro, menutup kampanye pemilu dengan massa besar di kawasan pantai Rio de Janeiro, menyusul debat terakhir yang memperuncing persaingan.
25 Oktober 2026

Singapura Bantah Kunjungan Dino Patti Djalal dan Saiful Mujani ke Kedubes
Kedubes Singapura di Jakarta membantah tudingan adanya kunjungan Dino Patti Djalal dan Saiful Mujani ke kediaman duta besar pada 18 Oktober 2026, sekaligus menegaskan informasi tersebut sebagai disinformasi.
25 Oktober 2026

Seruni dan Dekranas Dorong Pelestarian Tenun Gringsing di Bali
Kunjungan Seruni dan Dekranas ke Desa Tenganan Pegringsingan didukung dengan bantuan 500 kacamata bagi lansia penenun, sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya dan kesejahteraan masyarakat adat.
25 Oktober 2026

Integrasi Raker Tiga Lembaga Dorong Efisiensi dan Sinergi Program
Tri Tito Karnavian memperkenalkan integrasi rapat kerja tiga lembaga pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan efisiensi anggaran tanpa mengurangi substansi program.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pembantaian Massal Warga Tionghoa di Batavia 1740
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.30 WITA

Kim Jong Un Kunjungi China Lewat Jembatan Baru Yalu
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.29 WITA

Pencabutan Izin Tambang Emas di Papua Tengah Ditetapkan
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.28 WITA

BMKG Lakukan Modifikasi Cuaca di Jakarta untuk Kurangi Polusi
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.28 WITA

Pengawal Energi Buka Pendaftaran untuk Lulusan Muda
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.26 WITA

Target PNBP ESDM 2026 Naik Jadi Rp165 Triliun
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.26 WITA

Jasa Marga Jalankan Preservasi Berkala Jalan Tol
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.25 WITA

Prabowo Bahas Pendidikan Kepemimpinan di Hambalang
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.25 WITA

