Minggu, 25 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Jabatan Terpendek dalam Sejarah, Jubir Presiden AS Dipecat dalam Lima Hari

Katie Zacharia, juru bicara presiden AS, dipecat hanya lima hari setelah dilantik karena kredensial hukum yang tidak sesuai dan kinerja yang mengecewakan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 17 Oktober 2026, 12.02 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 37x dibuka
Jabatan Terpendek dalam Sejarah, Jubir Presiden AS Dipecat dalam Lima Hari📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Katie Zacharia resmi diberhentikan dari jabatan Sekretaris Pers Gedung Putih hanya lima hari setelah dilantik, menandai masa jabatan terpendek dalam sejarah administrasi presiden Amerika Serikat. Keputusan ini diambil setelah muncul kontroversi soal latar belakang hukumnya, terutama terkait status keanggotaan bar yang tidak terverifikasi. Dua sumber internal Gedung Putih mengonfirmasi pemecatan tersebut, yang dilakukan secara mendadak menyusul kritik terhadap performanya dalam menjalankan tugas resmi seperti konferensi pers dan wawancara media.

Dalam pernyataan awal, Zacharia menyatakan dirinya memiliki pengalaman praktik hukum transaksi internasional dengan kredensial yang lengkap. Namun, hasil penelusuran independen tidak menemukan bukti bahwa ia terdaftar sebagai pengacara aktif atau lulus ujian advokat (bar exam) di wilayah manapun di AS. Dalam wawancara dengan media, ia mengakui secara terbuka bahwa dirinya belum lulus ujian bar, sehingga tidak memenuhi syarat hukum untuk menjalankan praktik hukum secara resmi.

Pemecatan ini terjadi pada masa kritis, hanya dua minggu sebelum pemilihan umum sela yang menjadi ujian politik besar bagi Presiden Donald Trump. Di tengah upaya memperkuat citra pemerintah dan mendukung kemenangan Partai Republik di Kongres, kehadiran juru bicara yang meyakinkan menjadi krusial. Namun, Trump sendiri menunjukkan ketidakpuasan melalui pernyataan langsung kepada wartawan, menyarankan Zacharia untuk mempertimbangkan mundur demi kebahagiaan pribadi, meski tidak secara eksplisit menyatakan penunjukan pengganti.

Dengan pencopotan ini, Zacharia menjadi tokoh dengan masa jabatan terpendek dalam sejarah Gedung Putih, mengalahkan rekor sebelumnya yang pernah dipegang oleh Anthony Scaramucci. Respons publik dan eks pejabat pun bermunculan, termasuk pernyataan dari Scaramucci yang menyampaikan simpati, meski dengan nada kritis terhadap dinamika kekuasaan yang sering kali tidak stabil. Kejadian ini menyoroti tantangan dalam memilih juru bicara yang tidak hanya loyal, tetapi juga mampu menjaga integritas dan kredibilitas di hadapan publik dan media.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya