Minggu, 25 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Jubir Baru Trump Diperiksa Soal Kredensial Hukum

Jubir Gedung Putih yang baru dilantik, Katie Zacharia, dikaitkan dengan klaim sebagai pengacara tanpa lisensi, memicu penyelidikan oleh otoritas hukum California.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 17 Oktober 2026, 15.31 WITA·👁 3 orang membaca· 0 hari ini · 115x dibuka
Jubir Baru Trump Diperiksa Soal Kredensial Hukum📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Katie Zacharia, yang baru menjabat sebagai juru bicara Gedung Putih dalam masa pemerintahan Presiden Donald Trump, kini menjadi sorotan setelah muncul dugaan bahwa dirinya menyebut diri sebagai pengacara tanpa memiliki lisensi resmi di Amerika Serikat. Klaim tersebut muncul setelah kelompok pengawas kebijakan publik di Washington DC mengajukan pengaduan ke kantor pengacara California, menuntut penyelidikan terhadap kualifikasi hukum yang diklaimnya. Pihak pengadu menekankan bahwa menyatakan diri sebagai pengacara tanpa izin merupakan pelanggaran hukum serius di negara bagian tersebut.

Berdasarkan data dari platform LinkedIn, Zacharia menyelesaikan pendidikan hukum di Pepperdine Caruso School of Law pada 2011. Namun, sejumlah pihak mempertanyakan apakah ia benar-benar lulus ujian profesi hukum atau memiliki izin praktik di salah satu negara bagian AS. Kritikus menyoroti bahwa Zacharia kerap mengklaim kredensial hukum saat tampil sebagai komentator di media televisi, termasuk Fox News dan Newsmax, yang menimbulkan kekhawatiran terhadap transparansi dan integritas informasi yang disampaikannya.

Dalam konferensi pers pertamanya sebagai juru bicara, Zacharia terlihat mengalami kesulitan dalam berbicara, sering mengulang kalimat dan berbicara terbata-bata. Ia menghabiskan waktu kurang dari 15 menit untuk menyampaikan pernyataan yang telah disiapkan, sebagian besar berisi ucapan terima kasih kepada Trump atas kesempatan yang diberikan. Saat ditanya soal lokasi pengambilan ujian sertifikasi pengacara, ia menyebut Tiongkok, yang kemudian memunculkan pertanyaan lebih lanjut mengingat ujian hukum nasional di sana hanya terbuka bagi warga negara Tiongkok.

Profil publik Zacharia menyebutkan pengalamannya sebagai associate di firma hukum Zhong Lun di Beijing antara 2011 hingga 2013, serta pernah menjabat sebagai penasihat eksternal Bank Dunia dan International Finance Corporation saat berada di sana. Ia juga tercatat sebagai penasihat umum kelompok hak suara Fix California pada 2024–2025, yang didirikan oleh mantan pejabat pemerintahan Trump. Di media sosial, ia menggambarkan dirinya sebagai pengacara, ibu, dan istri, memperkuat narasi profesional yang dikembangkan sebelum menjabat di Gedung Putih.

Menanggapi kritik, Zacharia menyatakan kepada Associated Press bahwa dirinya memiliki kualifikasi dalam bidang hukum transaksi internasional, meski tidak menyebutkan secara eksplisit apakah ia memiliki lisensi formal. Ia sebelumnya menjabat sebagai penasihat komunikasi di Kementerian Keamanan Dalam Negeri dan kemudian sebagai penasihat senior di Trump Media and Technology Group, perusahaan yang mengelola platform Truth Social. Meskipun demikian, belum ada bukti resmi yang menunjukkan ia memiliki lisensi pengacara di AS.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya