Minggu, 25 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Kapolri Mutasi 3 Kapolres, Fokus Perkuat Kepemimpinan di Daerah

Kapolri melakukan mutasi jabatan terhadap tiga Kapolres, termasuk pergantian kepemimpinan di Banyuwangi yang kini dipimpin Kombes Pol Muharman Arta.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 13 Oktober 2026, 17.59 WITA·👁 3 orang membaca· 0 hari ini · 46x dibuka
Kapolri Mutasi 3 Kapolres, Fokus Perkuat Kepemimpinan di Daerah📷 Sindonews

Kendari, ıNarasikita - Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto resmi menetapkan perubahan jabatan bagi tiga perwira tinggi di jajaran Kepolisian Republik Indonesia. Mutasi ini berdasarkan surat telegram bernomor ST/2262/X/KEP./2026 yang dikeluarkan pada 12 Oktober 2026, menandai langkah strategis dalam menata struktur kepemimpinan di tingkat daerah. Salah satu perubahan utama terjadi di wilayah Banyuwangi, di mana jabatan Kapolres kini diisi oleh Kombes Pol Muharman Arta, yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolresta Pekanbaru.

Pergantian ini menggantikan Kombes Rofiq Ripto Himawan, yang dipindahkan ke jabatan baru sebagai Direktur Kriminal Khusus Polda Jawa Timur. Sementara itu, posisi Kapolresta Pekanbaru kini ditempati oleh Kombes Ronny Riantoko Eppang, yang sebelumnya berperan sebagai Perancang Anggaran Madya TK. III di Stamarena Polri. Perubahan ini menunjukkan komitmen Kapolri dalam memperkuat kapasitas kepemimpinan di wilayah strategis melalui rotasi yang terencana dan berbasis kinerja.

Di bidang khusus, jabatan Direktur Tindak Pidana Khusus Bareskrim Polri juga mengalami pergantian. Kombes Suhasto kini menjabat sebagai pengganti Brigjen Pol Ade Safri Simanjuntak, yang dipindahkan menjadi Widyaiswara Kepolisian Tingkat II di Sespim Lemdiklat Polri. Mutasi ini merupakan bagian dari proses penyegaran organisasi yang berkelanjutan, dengan tujuan meningkatkan efektivitas penegakan hukum dan kualitas pelayanan publik di lingkungan kepolisian.

Kebijakan mutasi ini menegaskan bahwa penataan kepemimpinan di jajaran Polri terus dilakukan secara sistematis dan berbasis kompetensi. Dengan perubahan yang terjadi, Kapolri menekankan pentingnya kesiapan struktural dalam menghadapi tantangan keamanan yang dinamis, sekaligus memastikan bahwa perwira yang ditempatkan di posisi strategis memiliki rekam jejak dan kapasitas yang mumpuni.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya