Kartu Pers Wartawan CNN, MS NOW, dan Politico Dicabut di Gedung Putih
Tiga media asing dilarang masuk ke Gedung Putih setelah kartu pers mereka dinonaktifkan secara tiba-tiba, menimbulkan kekhawatiran atas pembatasan kebebasan pers.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 20 September 2026, 23.14 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pada Sabtu pagi waktu AS, reporter CNN Betsy Klein ditolak masuk ke Gedung Putih meskipun telah membawa kartu pers resmi. Ketika mencoba memasukkan kartu tersebut ke alat pemindai, sistem berbunyi bip dan menunjukkan tanda merah, menandakan bahwa kartu tersebut tidak lagi berlaku. Petugas Dinas Rahasia yang mengambil kartu tersebut menyatakan secara tegas bahwa kartu tersebut telah dinonaktifkan tanpa memberikan penjelasan lebih lanjut. Klein menyampaikan bahwa ia telah mengulangi proses dengan empat digit PIN, namun alat tetap menolak akses.
Situasi serupa dialami oleh jurnalis MS NOW, Akayla Gardner, yang juga diminta menyerahkan lencana pers karena dinonaktifkan. Ia mengungkapkan bahwa petugas tidak memberi alasan dan menyatakan bahwa persoalan tersebut berada di luar wewenangnya. Fotografer dari media yang sama bahkan sempat ditolak masuk, meski akhirnya bisa masuk setelah seorang produser melakukan pemindaian ulang. Penolakan terhadap koresponden Politico, Cheyenne Haslett, juga terjadi pada hari yang sama, menandai eskalasi serentak terhadap tiga outlet berita asing.
Keputusan larangan tersebut didahului oleh pernyataan Presiden AS melalui akun Truth Social pada Jumat, yang menyatakan pelarangan peliputan terhadap ketiga media tersebut berlaku segera. Trump menyebut media-media itu kerap menyebarkan informasi palsu dan menegaskan bahwa ia tidak berkewajiban membiarkan mereka masuk ke "rumah rakyat". Ia juga menyatakan kemungkinan memperluas larangan ke media lain, termasuk The New York Times dan The Washington Post.
CNN menegaskan bahwa larangan ini merupakan bentuk serangan terhadap hak konstitusional jurnalis. Dalam pernyataan resmi, CNN menegaskan bahwa peliputan terhadap pemerintahan tetap akan berlanjut, meski akses fisik dibatasi. Media tersebut menyatakan akan mengambil langkah hukum untuk menegaskan kebebasan pers. Organisasi seperti Reporters Committee for Freedom of the Press dan Reporters Without Borders Amerika Utara menilai kebijakan ini melanggar Amandemen Pertama dan berpotensi merusak prinsip demokrasi.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pramono Sosialisasikan Potensi Jakarta di Forum Kota Global
Gubernur DKI Jakarta memaparkan pertumbuhan ekonomi dan peluang investasi di ajang U20 Mayors Summit 2026 di New York, bertemu pemimpin kota dunia untuk memperkuat kemitraan perkotaan.
20 September 2026

Nissan Siap Luncurkan Skyline Generasi ke-14 Tahun 2026
Nissan mengonfirmasi peluncuran Skyline generasi ke-14 pada Desember 2026, sebagai bagian dari strategi pemulihan merek dengan pengembangan lebih cepat dan desain yang menggabungkan elemen klasik.
20 September 2026

Buffett Resmi Serahkan Kepemimpinan Berkshire Hathaway
Warren Buffett melepas jabatan ketua Berkshire Hathaway setelah 60 tahun, menyerahkan tongkat estafet kepada putranya Howard Buffett sebagai ketua non-eksekutif.
20 September 2026

Indonesia Masuk 8 Besar Negara Punya Orang Kaya Dunia Terbanyak
Indonesia memiliki 3.833 orang ultra kaya, naik 36,6% dalam lima tahun, menempatkan negara di peringkat delapan dunia dan delapan Asia.
20 September 2026
Berita Lainnya

AS Setujui Penjualan F-35 ke Arab Saudi, Israel Kecam
Minggu, 20 September 2026, 23.14 WITA
Ratusan Ribu Siswa Gaza Hadapi Tahun Ajaran Baru di Tengah Runtuhnya Infrastruktur Pendidikan
Minggu, 20 September 2026, 23.13 WITA

Polisi Johor Gagalkan Sindikat Narkoba, Tangkap WNI 18 Tahun dengan 25 Kg Barbuk
Minggu, 20 September 2026, 23.12 WITA

Gugatan PHPU Gibran soal Syarat Pendidikan Dihadapi dengan Siap
Minggu, 20 September 2026, 23.12 WITA

Sidang Koridor Hukum, Roy Suryo dan Dokter Tifa Seharusnya Bebas
Minggu, 20 September 2026, 23.11 WITA

Indonesia Perluas Ekspor Otomotif Lewat 25 Perjanjian Dagang Global
Minggu, 20 September 2026, 23.11 WITA

Dua Pria Ditangkap Usai Edarkan 62,5 Kg Ganja di Jakarta Barat
Minggu, 20 September 2026, 23.10 WITA

EVOCAT Perkenalkan Wet Food Kucing Premium Lokal di IIPE 2026
Minggu, 20 September 2026, 23.09 WITA

