Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Kemenkop Usulkan Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Akhir Bulan

Kemenkop mengusulkan pencairan gaji manajer Kopdes Merah Putih setelah tanggal 25 setiap bulan, sambil memastikan kontrak tetap berlaku meski operasional belum maksimal.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 16 Oktober 2026, 21.07 WITA·👁 3 orang membaca· 0 hari ini · 141x dibuka
Kemenkop Usulkan Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Akhir Bulan📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Kementerian Koperasi tengah menyusun rencana pencairan gaji bagi manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih pada akhir bulan, tepatnya setelah tanggal 25. Usulan ini masih dalam tahap pengajuan dan belum berlaku secara definitif, namun menjadi bagian dari upaya penyempurnaan sistem remunerasi dalam program tersebut.

Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi menegaskan bahwa seluruh manajer yang telah menandatangani kontrak kerja waktu tertentu tetap berhak menerima gaji, meskipun koperasi belum sepenuhnya beroperasi atau fasilitas pendukung belum lengkap. Keputusan ini diambil untuk menjamin kepastian hak pekerja sekaligus mendorong konsistensi operasional di tingkat desa.

Sampai saat ini, sebanyak 26.991 calon manajer telah menandatangani perjanjian kerja, sementara 159 orang memilih tidak melanjutkan dan 1.550 lainnya mengalami keterlambatan administrasi yang melebihi batas waktu. Seluruh pihak yang telah menandatangani kontrak langsung diberlakukan sebagai pegawai resmi dan masuk dalam sistem penggajian.

Sebanyak 17 ribu koperasi telah melewati proses verifikasi dan validasi, sehingga manajer ditempatkan secara resmi di unit yang telah memenuhi syarat operasional. Meski sejumlah koperasi masih menunggu kelengkapan fasilitas seperti kendaraan operasional dan rak penyimpanan, manajer tetap diminta mempersiapkan operasional melalui pemetaan kebutuhan ritel dan konsolidasi produk lokal yang siap dipasarkan.

Pihak Kemenkop menekankan bahwa manajer telah menjalani pelatihan dan peningkatan kapasitas untuk memastikan kesiapan dalam menjalankan tugas. Dengan dukungan sistem yang sedang disempurnakan, program ini bertujuan menciptakan koperasi desa yang mandiri, berkelanjutan, dan berdaya saing tinggi di tingkat lokal.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya