Komisaris MEDC Lepas 3 Juta Saham, Kepemilikan Menyusut
Komisaris Medco Energi Internasional, Roberto Lorado, menjual 3 juta saham MEDC dengan nilai Rp1,500 per saham, menurunkan kepemilikannya dari 0,05% menjadi 0,04%.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 25 September 2026, 23.26 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 4x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Komisaris PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), Roberto Lorado, melakukan penjualan sebanyak 3 juta saham biasa emiten energi tersebut pada 7 September 2026. Transaksi ini direkam dalam laporan keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), dengan harga jual tetap di Rp1.500 per saham. Penjualan dilakukan secara pribadi dan mencerminkan perubahan struktur kepemilikan langsung atas saham MEDC.
Sebelum transaksi, Roberto Lorado memiliki 13.134.130 saham MEDC, setara dengan 0,05% hak suara di perusahaan. Setelah penjualan, jumlah saham yang dimilikinya berkurang menjadi 10.134.130 saham, menurunkan porsinya menjadi 0,04% dari total hak suara. Perubahan ini menunjukkan penyesuaian posisi kepemilikan yang bersifat individual, tanpa dampak langsung terhadap struktur pengelolaan perusahaan.
Pasar menanggapi aksi divestasi ini dengan penurunan harga saham MEDC sebesar 2,68% pada penutupan perdagangan Jumat, 25 September 2026, mencapai level Rp1.450 per saham. Kapitalisasi pasar perusahaan tetap stabil di angka Rp36,45 triliun, menunjukkan ketahanan fundamental meski mengalami tekanan harga akibat transaksi individu.
Tujuan utama dari transaksi tersebut dikonfirmasi sebagai kegiatan pribadi, sesuai pernyataan resmi dalam dokumen keterbukaan informasi BEI. Tidak ada indikasi keterlibatan strategis atau perubahan kebijakan perusahaan dalam aksi tersebut. Kinerja operasional dan arahan manajemen tetap berjalan sesuai rencana tanpa gangguan signifikan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Minat Investor Indonesia ke Saham AS Melesat
Tren investasi saham Amerika Serikat di Indonesia meningkat pesat berkat akses lebih mudah dan regulasi yang mendukung melalui mekanisme PALN.
25 September 2026

BRI Money Changer Hadir di Titik Strategis untuk Kemudahan Tukar Valas
Layanan penukaran mata uang asing BRI hadir di lokasi strategis seperti bandara, pelabuhan, dan pusat perbelanjaan, memudahkan nasabah memenuhi kebutuhan valas sebelum bepergian ke luar negeri.
25 September 2026

OJK Cabut Izin BPRS Musyarakah Ummat Indonesia
OJK mencabut izin usaha BPRS Musyarakah Ummat Indonesia di Tangerang, menutup bank ke-15 sepanjang 2026, berdasarkan keputusan resmi dan proses likuidasi yang dipimpin LPS.
25 September 2026

Danantara Dilibatkan Perkuat Pengelolaan Dana Pensiun BUMN
OJK dan Danantara berkolaborasi memperbaiki pengelolaan investasi dana pensiun BUMN yang mengalami tekanan likuiditas dan kekurangan dana.
25 September 2026
Berita Lainnya

Menkomdigi Dorong Telin Jadi Jembatan Digital Indonesia Global
Jumat, 25 September 2026, 23.26 WITA

Mendag Perkuat Komunikasi dengan Ritel Atasi Kelangkaan Beras Premium
Jumat, 25 September 2026, 23.25 WITA

CIMB Niaga Dapat Dua Penghargaan Global untuk Pembiayaan Berkelanjutan
Jumat, 25 September 2026, 23.24 WITA

OJK Perbarui Aturan Pelaporan Insidental untuk Sektor Modal dan Karbon
Jumat, 25 September 2026, 23.24 WITA

BCA Tegaskan Isu Akuisisi oleh Haji Isam Tidak Benar
Jumat, 25 September 2026, 23.24 WITA

Menhub Lantik Ahmad sebagai Ketua KNKT 2026–2030
Jumat, 25 September 2026, 23.24 WITA

Indonesia Perkuat Ekspor Melalui Perjanjian Dagang dengan AS
Jumat, 25 September 2026, 23.24 WITA

Dennis Melamar Marion di Candi Prambanan
Jumat, 25 September 2026, 23.23 WITA

