Minggu, 25 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

KPK Amankan Rp5,47 M dari OTT Kasus Suap BNPB

KPK menyita uang tunai, emas, dan aset kripto senilai Rp5,47 miliar dalam operasi tangkap tangan terhadap oknum BNPB terkait dugaan korupsi dana penanganan bencana.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 18 Oktober 2026, 09.04 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 20x dibuka
KPK Amankan Rp5,47 M dari OTT Kasus Suap BNPB📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berhasil mengamankan barang bukti senilai Rp5,47 miliar dalam operasi tangkap tangan terhadap pihak terkait kasus dugaan suap di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Penyitaan dilakukan setelah tim KPK mengamankan sejumlah orang yang diduga terlibat dalam praktik korupsi terkait pengelolaan dana bencana. Barang bukti yang disita mencakup uang tunai, kepingan emas, serta aset digital berupa kripto yang menjadi bagian dari perencanaan keuangan ilegal.

Dana yang disita diduga berasal dari alokasi anggaran yang seharusnya digunakan untuk penanganan bencana alam, termasuk kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalimantan serta Papua. Selain itu, dana juga dikaitkan dengan penanganan bencana lain seperti gempa besar di Nusa Tenggara Timur (NTT) serta banjir yang melanda Aceh dan Sumatera pada November 2025. Penggunaan dana tersebut diduga dilakukan secara tidak sesuai prosedur dan menimbulkan kerugian keuangan negara.

Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein, menjelaskan bahwa dana tersebut berasal dari Dana Siap Pakai (DSP) yang seharusnya menjadi mekanisme respons cepat dalam penanggulangan bencana. Ia menegaskan bahwa penggunaan dana tersebut tidak sesuai dengan peruntukannya, sehingga menimbulkan kecurigaan atas adanya praktik korupsi yang merugikan negara. Operasi ini merupakan bagian dari upaya KPK dalam menegakkan akuntabilitas pengelolaan anggaran bencana yang selama ini kerap menjadi celah bagi penyalahgunaan kekuasaan.

KPK menegaskan bahwa kasus ini masih dalam tahap penyelidikan dan penyidikan, dengan fokus pada pemeriksaan lebih lanjut terhadap pihak-pihak terkait. Penyitaan barang bukti menjadi langkah strategis untuk menjamin keberlanjutan proses hukum dan mencegah penghilangan bukti. KPK juga menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam penyaluran anggaran bencana guna memastikan dana benar-benar digunakan untuk kepentingan publik.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya