Minggu, 25 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

KSPSI Puji Efisiensi Desk Ketenagakerjaan Polri

KSPSI mengapresiasi kecepatan penyelesaian kasus ketenagakerjaan melalui Desk Ketenagakerjaan Polri, yang mampu menuntaskan persoalan hingga 6 tahun dalam waktu tujuh hari.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 17 Oktober 2026, 17.55 WITA·👁 4 orang membaca· 0 hari ini · 149x dibuka
KSPSI Puji Efisiensi Desk Ketenagakerjaan Polri📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea, menyatakan kepuasannya terhadap efektivitas layanan Desk Ketenagakerjaan yang dicanangkan Polri. Ia menilai kehadiran mekanisme ini menjadi terobosan penting dalam menangani sengketa hubungan industrial yang sebelumnya terkendala proses panjang. Dalam waktu delapan hari sejak pembicaraan dengan Kapolri, seluruh persiapan peresmian di tingkat polres telah rampung, menunjukkan komitmen tinggi dari institusi kepolisian.

Andi Gani menekankan bahwa kasus-kasus ketenagakerjaan yang sempat mangkrak selama lima hingga enam tahun kini dapat diproses dan selesai dalam periode tujuh hingga delapan hari. Kecepatan ini, menurutnya, merupakan hasil dari sinergi antara Polri dan organisasi buruh yang terus diperkuat di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto. Ia menilai bahwa layanan ini bukan hanya mempercepat penyelesaian, tetapi juga memberi akses nyata bagi pekerja untuk melaporkan pelanggaran hak secara langsung dan tanpa hambatan.

Dalam acara peresmian di Polres Jombang, Kapolri turut meninjau lokasi yang difungsikan sebagai kantor Desk Ketenagakerjaan. Kehadiran pejabat tinggi bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan ratusan pekerja menunjukkan dukungan lintas institusi terhadap upaya reformasi layanan ketenagakerjaan. Acara dibuka dengan seremoni dan dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti peresmian, menandai dimulainya era baru dalam penanganan sengketa kerja di tingkat lokal.

KSPSI juga menyampaikan rencana kunjungan ke Museum Marsinah di Nganjuk dan berziarah ke makam tokoh buruh nasional tersebut sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan pekerja. Dukungan terhadap Desk Ketenagakerjaan, menurut Andi Gani, merupakan bagian dari komitmen kolektif untuk menjaga keadilan, perlindungan hak pekerja, serta membangun hubungan industrial yang stabil dan berkelanjutan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya