Minggu, 25 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Layanan Publik Terpadu Hadir di Balai Kota Jakarta

Program Namu Balai Kota hadirkan akses terpadu layanan imigrasi, SIM, Samsat, perizinan, dan kegiatan publik di kompleks Balai Kota Jakarta, mulai Oktober 2026.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 18 Oktober 2026, 09.02 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 27x dibuka
Layanan Publik Terpadu Hadir di Balai Kota Jakarta📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Warga Jakarta kini dapat menyelesaikan berbagai urusan administrasi publik secara terpadu di kompleks Balai Kota melalui program Namu Balai Kota. Layanan yang tersedia mencakup pembuatan dan perpanjangan paspor, pengurusan SIM Keliling, pendaftaran Samsat, pembukaan rekening Bank Jakarta, hingga proses perizinan usaha. Program ini merupakan upaya Pemprov DKI Jakarta untuk memperluas akses layanan publik secara langsung di pusat pemerintahan.

Kegiatan ini diluncurkan pada Sabtu, 17 Oktober 2026, dan dihadiri Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno. Ia menegaskan bahwa layanan imigrasi yang tersedia memungkinkan warga dari berbagai daerah, termasuk Sumatera Utara, melakukan pengurusan paspor tanpa perlu pergi ke kantor imigrasi khusus. Dengan sistem online yang terintegrasi, proses pengurusan menjadi lebih efisien dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.

Selain layanan administratif, program ini juga menyediakan fasilitas pendukung seperti pemeriksaan kesehatan gratis, perpustakaan keliling, pemantauan sampah, serta ruang untuk komunitas kreatif. Warga dapat mengikuti tur sejarah kompleks Balai Kota mulai dari pendopo hingga Blok G, sambil mempelajari arsitektur bangunan yang diduga berdiri sejak 1890. Anak-anak juga diberi kesempatan mengikuti program Kids on Air, di mana mereka dilatih menjadi reporter dan hasil karya mereka ditayangkan melalui platform digital resmi.

Program ini dijadwalkan berlangsung dua pekan sekali sepanjang tahun 2026 dan akan dievaluasi secara berkala untuk menyesuaikan kinerja dan jadwal pelaksanaan di masa depan. Sebanyak 300 pengunjung telah mendaftar melalui aplikasi JAKI dan situs resmi pemerintah sejak uji coba pada 3 Oktober 2026. Partisipasi lintas sektor dari OPD, organisasi profesi, dan komunitas lokal menjadi kunci keberhasilan program ini dalam menjadikan Balai Kota sebagai ruang publik yang aktif dan berkelanjutan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya