Sabtu, 26 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Lounge Bandara Terbaik Dunia 2026: Empat dari Asia Tenggara Masuk Peringkat

Coral Cosmo Lounge di Bangkok menjadi satu-satunya wakil Asia Tenggara dalam daftar 10 lounge bandara independen terbaik dunia versi Skytrax 2026.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 26 September 2026, 21.01 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 4x dibuka
Lounge Bandara Terbaik Dunia 2026: Empat dari Asia Tenggara Masuk Peringkat📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Chase Sapphire Lounge di Bandara LaGuardia, New York, berhasil meraih gelar sebagai lounge bandara independen terbaik di dunia menurut hasil peringkat Skytrax World Airline Awards 2026. Penghargaan ini berdasarkan survei kepuasan penumpang global yang mencakup berbagai aspek layanan, kenyamanan, dan fasilitas. Lounge yang memiliki dua lantai ini menawarkan menu makanan musiman, bar koktail bernama Apotheke, serta layanan perawatan wajah gratis selama 30 menit yang bisa diakses via kode QR.

Plaza Premium Lounge di Bandara Fiumicino, Roma, menempati posisi kedua, diikuti oleh Chase Sapphire Lounge di bandara Hong Kong yang berada di peringkat ketiga. Di wilayah Timur Tengah, tiga lounge berhasil masuk lima besar: The Pearl di Bahrain, Primeclass Lounge di Muscat, Oman, serta Plaza Premium di Dubai. Ketiga fasilitas ini mendapatkan apresiasi atas kualitas layanan dan desain modern yang memadukan kenyamanan transit dengan pengalaman eksklusif.

Coral Cosmo Lounge di Bandara Suvarnhabhumi, Bangkok, menjadi satu-satunya representasi Asia Tenggara yang masuk dalam daftar 10 besar. Lounge ini dikenal dengan menyajikan buffet beragam, mencakup hidangan lokal dan internasional, serta fasilitas tambahan seperti ruang tidur, shower room, dan layanan pijat. Keberadaannya menunjukkan kemajuan standar layanan transit di kawasan Asia Tenggara yang kian bersaing secara global.

Plaza Premium Group kembali dinobatkan sebagai Grup Lounge Bandara Independen Terbaik Dunia untuk kesepuluh kalinya berturut-turut. Pendiri dan CEO grup tersebut, Song Hoi See, menyampaikan rasa bangga atas pencapaian ini. Ia menekankan bahwa tujuan awal pendirian grup 28 tahun lalu adalah mengubah persepsi masyarakat terhadap waktu transit di bandara, dari pengalaman yang melelahkan menjadi sesuatu yang menyenangkan dan bermakna.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya