Low Tuck Kwong Beli dan Jual Saham Bayan dalam Satu Pekan
Pengusaha Low Tuck Kwong melakukan pembelian dan penjualan massal saham PT Bayan Resources dalam rentang waktu singkat, menyusul kesepakatan jual beli dengan entitas milik Haji Isam.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 18 Oktober 2026, 09.29 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 53x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pada 13–14 Oktober 2026, Low Tuck Kwong melakukan dua transaksi pembelian saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) di pasar sekunder, dengan total akuisisi mencapai 100,5 juta lembar saham. Transaksi pertama tercatat pada 13 Oktober, di mana ia membeli 500 ribu saham dengan harga Rp11.200 per saham, senilai Rp5,6 miliar. Dua hari kemudian, ia menambah kepemilikan dengan membeli 100.001.000 saham lainnya pada harga yang sama, membukukan nilai transaksi sebesar Rp1,12 triliun.
Setelah transaksi tersebut, kepemilikan saham Low naik dari 3.316.166.832 menjadi 3.416.667.832 saham, atau setara dengan 10,25 persen hak suara. Namun, pada 15 Oktober, Low kembali melakukan penjualan besar-besaran, menjual 650.000.032 saham BYAN dengan harga Rp2.588 per saham, menurunkan kepemilikannya menjadi 2.766.667.800 saham atau 8,30 persen hak suara.
Sementara itu, putrinya, Elaine Low, juga ikut menjual saham BYAN sebanyak 16.666.668 lembar pada hari yang sama dengan harga serupa, mengurangi kepemilikannya dari 7.350.500.368 saham (22,05 persen hak suara) menjadi 7.333.833.700 saham (22 persen hak suara). Dokumen keterbukaan informasi BEI tidak menyebutkan identitas pembeli dalam transaksi penjualan tersebut.
Peristiwa ini terjadi setelah Low Tuck Kwong dan Elaine Low menandatangani Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat dengan PT Jhonlin Baratama, perusahaan yang dikaitkan dengan pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam. Rencana alih saham mencakup 10 miliar lembar saham, atau sekitar 30 persen dari total modal ditempatkan dan disetor, namun belum dapat dikonfirmasi sebagai transaksi final karena masih menunggu pemenuhan syarat dan kondisi pendahuluan.
Kesepakatan ini berbeda dari isu sebelumnya yang menyebutkan rencana pengambilalihan 62 persen saham BYAN oleh keluarga Low. Dengan demikian, meskipun terjadi perubahan signifikan dalam struktur kepemilikan, belum dapat dipastikan bahwa kesepakatan tersebut telah tuntas secara hukum dan operasional.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Lula dan Flavio Bolsonaro Saling Serang di Debat Akhir Pemilu
Debat terakhir sebelum putaran kedua pemilu Brasil memperlihatkan pertarungan sengit antara Lula dan Flavio Bolsonaro, yang saling menyerang secara pribadi dan menyoroti kebijakan masing-masing.
25 Oktober 2026

RI Kurangi Ekspor Gas ke Singapura, Dampaknya Di Bawah 2 Persen
Pengurangan pasokan gas ke Singapura oleh Indonesia mencapai 17 miliar Btu per hari selama 18 hari, berdampak kurang dari 2 persen terhadap kebutuhan harian negara tersebut.
25 Oktober 2026

OpenAI Perkuat Riset Farmasi Lewat Akuisisi Startup AI
OpenAI mengakuisisi Orchestra Bio untuk memperluas penerapan kecerdasan buatan dalam pengembangan obat melalui otomasi proses riset dan koordinasi tim ilmiah.
25 Oktober 2026

Gerindra Ungguli PDIP dan Golkar dalam Elektabilitas Survei IPO
Survei IPO menunjukkan Partai Gerindra memimpin elektabilitas dengan 23,1 persen, diikuti PDIP 11,6 persen dan Golkar 10,7 persen, sementara sebagian besar partai lain berada di bawah 10 persen.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Transformasi Energi Indonesia Menapaki Jalur Kemandirian
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.30 WITA

Penghapusan Insentif Flat Hemat Rp3 Triliun untuk MBG
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.29 WITA

Koneksi Starlink Stabil di Kecepatan 400 km/Jam, Ungkap Menteri Pertahanan Ukraina
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.08 WITA

Penyintas Serangan Gereja Yordania Ungkap Detik-detik Pelaku Arahkan Pistol
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.07 WITA

Richard Lee: Jangan Lawan Iblis dengan Logika
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.06 WITA

Houthi Negasi Serangan ke Makkah dan Madinah, Sebut Klaim Saudi Bohong
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.06 WITA

Kanye West Tutup Konser GBK dengan Runaway Emosional
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.06 WITA

4 Pilot Tewas dalam Tabrakan Pesawat Latih di Filipina
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.06 WITA

