Sabtu, 3 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

LPS Cairkan Rp243 Miliar untuk Nasabah BPR Bangkrut di Jabar

LPS telah menyelesaikan pembayaran klaim simpanan kepada nasabah empat BPR bangkrut di Jawa Barat dengan total Rp243,02 miliar dari nilai layak bayar Rp245,44 miliar.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 3 Oktober 2026, 15.27 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 25x dibuka
LPS Cairkan Rp243 Miliar untuk Nasabah BPR Bangkrut di Jabar📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) telah menyelesaikan pembayaran klaim simpanan sebesar Rp243,02 miliar kepada nasabah yang terdampak penutupan empat bank perkreditan rakyat (BPR) atau BPRS di Jawa Barat sejak awal 2025 hingga Agustus 2026. Jumlah tersebut mencakup 99,47 persen dari total simpanan layak bayar sebesar Rp245,44 miliar, yang tersebar di 31.437 rekening nasabah.

Dari total klaim yang diverifikasi, sebanyak Rp1,58 miliar atau 0,08 persen dinyatakan tidak layak dibayar. Penyebab utama penolakan klaim berasal dari suku bunga simpanan yang melampaui batas Tingkat Bunga Penjaminan (TBP) LPS, serta keterlibatan nasabah dalam praktik yang merugikan bank, seperti penyalahgunaan dana atau aktivitas yang menyebabkan kondisi bank menjadi tidak sehat.

Direktur Eksekutif Kesekretariatan dan Hubungan Lembaga LPS, KM Nuruddin, menegaskan bahwa proses penyelesaian klaim telah mencapai 99,53 persen dari jumlah rekening yang terdampak. Ia menekankan pentingnya kepatuhan nasabah terhadap aturan penjaminan, terutama prinsip 3T: simpanan harus tercatat secara resmi, bunga tidak melebihi TBP, serta tidak melakukan tindakan yang merugikan bank.

Secara nasional, hingga 31 Agustus 2026, LPS telah menangani penutupan 11 BPR/BPRS yang izin usahanya dicabut oleh otoritas. Dari jumlah tersebut, klaim sebesar Rp595,61 miliar telah dibayarkan untuk 52.739 rekening dari total simpanan layak bayar Rp1,85 triliun. LPS terus memastikan ketersediaan dana untuk melindungi simpanan nasabah meski jumlah BPR bermasalah terus meningkat.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya