Luky Alfirman Kembali ke Kemenkeu sebagai Wamenkeu
Presiden Prabowo melantik Luky Alfirman sebagai wakil menteri keuangan, menandai kembalinya tokoh berpengalaman ke posisi strategis setelah sempat dicopot dari jabatan dirjen anggaran.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 2 Oktober 2026, 12.01 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Luky Alfirman resmi dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan dalam seremoni di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis (1/10), berdasarkan keputusan presiden terbaru yang menetapkan perubahan jabatan di Kabinet Merah Putih periode 2024–2029. Ia bersama Nurkholisoh Ibnu Amman dilantik untuk mendukung menteri keuangan dalam menjalankan tugas strategis pemerintah. Pelantikan ini menandai kembalinya Luky ke lingkungan Kementerian Keuangan setelah sebelumnya diberhentikan dari jabatan Direktur Jenderal Anggaran pada April 2026 oleh mantan menteri, Purbaya Yudhi Sadewa.
Setelah kembali ke kantor Kemenkeu, Luky mengungkapkan perasaannya yang tercampur antara kegembiraan, kejutan, hingga beban berat akibat masa pengangkatan kembali setelah masa hibernasi. Ia menyebut bahwa perjalanan ini bukan sekadar kebangkitan jabatan, tetapi juga tantangan untuk memperbaiki kinerja dan memperkuat sinergi internal. “Saya merasa campur aduk, Pak Menteri. Ada kegembiraan, tapi juga kaget dan berat. Kemarin saya sedang dalam masa hibernasi,” ujarnya di kantor pusat Kemenkeu.
Dalam kesempatan tersebut, Luky menegaskan bahwa sebagai wakil menteri, fokus utamanya bukan pada program mandiri, melainkan mendukung tiga prioritas strategis: menyelesaikan pelaksanaan APBN 2026 yang tinggal menyisakan tiga bulan, mempersiapkan APBN 2027 secara matang, serta memperkuat konsolidasi internal untuk mendukung transformasi dan reformasi fiskal. Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk memastikan kinerja keuangan negara tetap stabil dan efisien.
Karier Luky di Kemenkeu telah berlangsung lebih dari dua dekade sejak 1995, dengan berbagai posisi strategis mulai dari Direktorat Jenderal Pajak hingga menjabat sebagai Dirjen Anggaran. Ia juga pernah menjabat di Badan Kebijakan Fiskal, menjadi Staf Ahli Bidang Penerimaan Negara, serta menjadi Dewan Komisioner ex-officio di Lembaga Penjamin Simpanan. Lulusan ITB dan memiliki gelar doktor ekonomi dari University of Colorado, Boulder, AS, ia dikenal sebagai tokoh dengan latar belakang akademik kuat dan pengalaman operasional luas dalam kebijakan fiskal.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Suhu Naik, Pendapatan UMKM Menurun Drastis
Studi menunjukkan kenaikan suhu global menyebabkan penurunan pendapatan UMKM hingga 14 persen akibat menurunnya produktivitas pekerja.
2 Oktober 2026

Inflasi September 2026 Capai 3,28%, Pemerintah Jaga Stabilitas Ekonomi
Inflasi September 2026 mencapai 3,28%, masih dalam batas target pemerintah, dengan pemerintah dan Bank Indonesia perkuat koordinasi untuk kendalikan tekanan harga.
2 Oktober 2026

Target Pajak 2027 Dijaga Lewat Disiplin Eksekusi
Kepatuhan dan konsistensi pelaksanaan strategi menjadi fondasi utama pencapaian target penerimaan pajak Rp2.593 triliun pada 2027.
2 Oktober 2026

5.581 Perusahaan Mulai Daftarkan Diri sebagai WP GloBE
Sebanyak 5.581 perusahaan multinasional di Indonesia telah mendaftarkan diri sebagai wajib pajak GloBE hingga akhir September 2026, sesuai aturan pajak minimum global 15%.
2 Oktober 2026
Berita Lainnya

Data Center Jatiluhur Dihentikan Sementara, Kajian Lingkungan Jadi Fokus
Jumat, 2 Oktober 2026, 12.06 WITA

LEGO PlayStation 1 Rilis dengan 1.911 Keping, Rayakan Era Legendaris
Jumat, 2 Oktober 2026, 12.06 WITA

Qualcomm Soroti Keterbatasan Memori Global, Bukan Chip
Jumat, 2 Oktober 2026, 12.06 WITA

13 Wilayah Diprediksi Alami Hujan Lebat Hari Ini
Jumat, 2 Oktober 2026, 12.06 WITA

Cara Mengembalikan Akses Akun Google dan Gmail
Jumat, 2 Oktober 2026, 12.05 WITA

Super El Nino Ancam Kemarau Lebih Panjang di Indonesia
Jumat, 2 Oktober 2026, 12.05 WITA

Robot Humanoid Digit 5 Siap Kerja 20 Jam Nonstop
Jumat, 2 Oktober 2026, 12.05 WITA

Serangan Drone Houthi Timpa Pembangkit Listrik Madinah
Jumat, 2 Oktober 2026, 12.05 WITA

