Malaysia Tunda Ujian Akhir Akibat Kabut Asap Parah
Kementerian Pendidikan Malaysia menunda ujian akhir sekolah menyusul kondisi udara yang memburuk akibat kabut asap dari kebakaran hutan di Indonesia.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 17 Oktober 2026, 15.27 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 105x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Kementerian Pendidikan Malaysia (MOE) mengambil kebijakan menunda pelaksanaan ujian akhir sekolah menyusul penyebaran kabut asap yang melanda berbagai wilayah di negara tersebut. Keputusan ini diambil sebagai respons terhadap kondisi kesehatan publik yang memburuk, terutama di kalangan pelajar yang rentan terhadap paparan polusi udara. Penundaan dilakukan setelah menimbang berbagai pertimbangan dari orang tua dan wali murid yang khawatir atas keselamatan anak-anak mereka saat harus berada di lingkungan sekolah.
Pihak MOE menyatakan bahwa jadwal ujian baru akan disusun ulang oleh masing-masing sekolah sesuai dengan kondisi lokal. Keputusan ini menekankan pentingnya kesehatan dan keselamatan peserta didik sebagai prioritas utama. Komunikasi terkait jadwal baru akan dilakukan secara langsung kepada orang tua dan wali murid untuk memastikan transparansi dan keterlibatan.
Sebelumnya, ujian akhir sekolah dijadwalkan berlangsung pada pekan depan, namun terpaksa ditunda karena kabut asap yang menyebar luas akibat kebakaran hutan dan lahan di wilayah tetangga. Beberapa hari terakhir, kualitas udara di sejumlah daerah Malaysia mencapai level sangat tidak sehat, memicu penutupan sementara sekolah-sekolah di wilayah terdampak.
Pada Jumat (16/10), sekolah di distrik Klang, Kuala Selangor, Kuala Langat, Hulu Langat, Gombak, Sepang, Petaling Perdana, dan Petaling Utama secara resmi diliburkan. Aturan penutupan diberlakukan ketika Indeks Polutan Udara (API) mencapai angka 200, sementara kegiatan di luar ruangan dihentikan jika API melebihi 100. Keputusan ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga kesehatan warga, khususnya anak-anak yang menjadi kelompok rentan terhadap dampak polusi.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Gubernur Kalteng Tanam Pohon di Lokasi Karhutla Tumbang Nusa
Gubernur Kalteng lakukan penanaman pohon di wilayah terdampak kebakaran hutan dan lahan sebagai bagian dari rehabilitasi lingkungan dan ajakan bersama jaga kelestarian alam.
24 Oktober 2026

Menteri Tinjau Langsung BSPS di Jakarta Barat
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman meninjau program BSPS di Cengkareng untuk memastikan bantuan bedah rumah sampai tepat sasaran kepada masyarakat berpenghasilan rendah.
24 Oktober 2026

Pemerintah dan Pertamina Percepat Siap Operasional Kilang RDMP Balikpapan
Pemerintah dan Pertamina memastikan kesiapan operasional Kilang RDMP Balikpapan dengan progres 99 persen, demi menjaga keandalan pasokan energi nasional.
24 Oktober 2026

Pemerintah Perkuat Rantai Pasok Pangan Hadapi Tantangan Iklim
Menteri Pertanian menekankan perlunya perbaikan rantai pasok pangan untuk mengatasi disparitas harga antara peternak dan konsumen di tengah ancaman iklim ekstrem.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

D-8 Dorong Perdamaian Melalui Diplomasi dan Kolaborasi Ekonomi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

Madrasah Harus Jadi Ruang Belajar Inklusif dan Aman Digital
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

PLTS Terapung di Waduk Tembesi Capai 74 Persen Progres
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

OJK Sultra Dorong Inklusi Keuangan Lewat BIK 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA
Sulut Juara Umum Kejurnas Pacuan Kuda 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.23 WITA

7 Kebiasaan Sederhana untuk Hidup Lebih Bahagia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.21 WITA

Makan Sebelum dan Sesudah Olahraga, Kunci Optimalisasi Performa Tubuh
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.20 WITA

Monako Ungguli Dunia sebagai Tempat Tinggal Terbaik 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.11 WITA

