Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Menhaj Imbau Jemaah Umrah Pilih Penerbangan Langsung

Menteri Haji dan Umrah menyarankan jemaah memilih penerbangan langsung ke Arab Saudi akibat gangguan penerbangan pasca-insiden di Riyadh.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 17 Oktober 2026, 21.01 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 98x dibuka
Menhaj Imbau Jemaah Umrah Pilih Penerbangan Langsung📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, memastikan bahwa penerbangan langsung ke Arab Saudi tetap beroperasi normal meski terjadi keterlambatan sekitar satu hingga dua jam pada beberapa rute. Ia menegaskan bahwa pemerintah terus memantau situasi keamanan secara intensif, khususnya menyusul insiden ledakan yang terjadi di ibu kota Arab Saudi, Riyadh.

Pemeriksaan kondisi dilakukan secara rutin melalui koordinasi langsung dengan Kementerian Luar Negeri, Kedutaan Besar Republik Indonesia di Riyadh, serta Konsulat Jenderal RI di Jeddah. Selain itu, pihaknya juga berkomunikasi dengan Kantor Urusan Haji Indonesia di Jeddah untuk memastikan situasi di lapangan tetap terkendali.

Insiden di Riyadh menimbulkan dampak terhadap penerbangan transit, yang mengalami penundaan hingga beberapa jam dan sebagian besar terpaksa dibatalkan. Dalam kondisi tersebut, Menteri Irfan menyarankan agar jemaah memilih penerbangan langsung guna menghindari risiko keterlambatan atau gangguan lebih lanjut.

Dari informasi yang diperoleh, terdapat dua hingga tiga warga negara Indonesia yang sedang menunggu penerbangan di lokasi kejadian. Namun, menurut keterangan resmi, semua WNI tersebut telah kembali dengan selamat dan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Pemerintah telah melakukan pengecekan mendalam melalui koordinasi dengan Wakil Menteri Luar Negeri dan Konsul Jenderal RI di Jeddah.

Untuk menjaga keamanan dan kenyamanan jemaah, Kementerian Haji dan Umrah juga terus menjalin komunikasi dengan pelaku usaha perjalanan umrah dan asosiasi penyelenggara ibadah. Upaya ini bertujuan agar informasi terkini mengenai kondisi di Arab Saudi dapat segera disampaikan kepada jemaah melalui agen-agen perjalanan yang terakreditasi.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya