Menkeu Dorong Peningkatan Rasio Pajak Melalui Reformasi Sistem
Menteri Keuangan menegaskan pentingnya perbaikan tata kelola dan penegakan hukum untuk naikkan rasio pajak, seiring realisasi pendapatan negara capai 74,2% target hingga akhir September 2026.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 9 Oktober 2026, 12.00 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengungkapkan secara terbuka bahwa tingkat rasio pajak Indonesia masih menjadi sorotan publik, yang kerap menimbulkan kritik terhadap kinerja pengelolaan penerimaan negara. Ia menyadari bahwa upaya meningkatkan angka tax ratio tidak bisa dilakukan dengan cara semata-mata menaikkan tekanan pajak, melainkan membutuhkan transformasi sistem yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Menurutnya, peningkatan rasio pajak hanya bisa dicapai jika dilakukan secara menyeluruh, meliputi perbaikan mekanisme pengumpulan, penguatan tata kelola, serta penegakan hukum yang lebih konsisten. Ia menekankan bahwa fokus bukan hanya pada jumlah yang dikumpulkan, tetapi bagaimana prosesnya dilakukan secara transparan, akuntabel, dan adil bagi seluruh pelaku ekonomi.
Hingga akhir September 2026, realisasi pendapatan negara telah mencapai Rp2.341,5 triliun, setara dengan 74,2 persen dari target tahunan. Angka ini menunjukkan pertumbuhan sebesar 25,5 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, belanja negara telah terealisasi sebesar Rp2.660,5 triliun atau 69,2 persen dari pagu anggaran, mengalami kenaikan 19 persen secara year-on-year.
Dengan capaian tersebut, defisit anggaran APBN hingga akhir periode tersebut tercatat sebesar 1,25 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), menunjukkan kinerja fiskal yang tetap terkendali meski menghadapi tekanan ekonomi global. Pemerintah terus berkomitmen menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan stabilitas keuangan negara melalui reformasi kebijakan fiskal yang berkelanjutan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Penerimaan Pajak Capai Rp1,6 Puluhan Triliun di Pertengahan Tahun
Realisasi penerimaan pajak hingga September 2026 mencapai Rp1,607 triliun, tumbuh 24,1% dari tahun sebelumnya, didorong efektivitas sistem Coretax dan kenaikan aktivitas ekonomi.
9 Oktober 2026

PNBP Capai 107,2% Target, Didorong Surplus BI dan Penindakan Hutan
Setoran penerimaan negara bukan pajak (PNBP) hingga September 2026 sudah melampaui target nasional sebesar 107,2%, didukung oleh surplus Bank Indonesia dan hasil penindakan Satgas PKH.
9 Oktober 2026

Emas Picu Lonjakan Inflasi Inti, Pemerintah Soroti Permintaan Domestik
Inflasi inti September 2026 mencapai 2,84% yoy, dengan emas perhiasan jadi pemicu utama, namun peningkatan permintaan domestik tetap menjadi kunci di balik tekanan harga.
9 Oktober 2026

Pajak Rokok Dialokasikan untuk Penegakan Hukum Bea dan Cukai
Pemerintah resmi mengalokasikan 2,5% penerimaan pajak rokok untuk penegakan hukum di bidang kepabeanan dan cukai berdasarkan PMK 70/2026.
9 Oktober 2026
Berita Lainnya

Rokok Varian Baru Mulai Beredar di Kota Kendari
Jumat, 9 Oktober 2026, 12.35 WITA

PT Ceria Nugraha Indotama Kolaborasi dengan Universitas 19 November dalam Pendidikan
Jumat, 9 Oktober 2026, 12.35 WITA

Warung Makan Sop Saudara di Kota Una-Una
Jumat, 9 Oktober 2026, 12.35 WITA

Antrian BBM di Kabupaten Konawe Pondoideaha
Jumat, 9 Oktober 2026, 12.35 WITA

Antrian Mobil Truk Menanti Pengisian Solar di SPBU Pondidaha, Konawe
Jumat, 9 Oktober 2026, 12.35 WITA
Tempat Nongkrong Paling Asik di Kota Kendari
Jumat, 9 Oktober 2026, 12.35 WITA

Nomor Paspor Tetap Seumur Hidup Mulai 2027
Jumat, 9 Oktober 2026, 12.11 WITA

Maung Garuda Resmi Diluncurkan sebagai Mobil Dinas Menteri
Jumat, 9 Oktober 2026, 12.10 WITA

