Selasa, 15 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Mentrans Percepat Rehabilitasi Sekolah di Manggarai Barat Pasca-Gempa

Menteri Transmigrasi meninjau langsung sekolah terdampak gempa di Manggarai Barat dan menyalurkan bantuan Rp200 juta untuk perbaikan fasilitas pendidikan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 1 September 2026, 13.33 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Mentrans Percepat Rehabilitasi Sekolah di Manggarai Barat Pasca-Gempa📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Menteri Transmigrasi, M. Iftitah Sulaiman Suryanagara, melakukan kunjungan lapangan ke dua lembaga pendidikan di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, untuk mengevaluasi dampak gempa yang melanda wilayah tersebut pada 15 Agustus 2026. Kunjungan ini dilakukan kurang dari dua minggu pasca-bencana, dengan fokus utama pada kondisi Madrasah Ibtidaiyah Al-Ikhtiar, yang sebagian bangunannya runtuh akibat guncangan bumi. Iftitah memeriksa secara langsung kerusakan struktural, termasuk dinding retak dan ruang kelas yang tidak layak digunakan.

Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan rasa belasungkawa atas musibah yang menimpa masyarakat dan menegaskan komitmen pemerintah untuk segera menangani dampaknya. Berdasarkan observasi lapangan, pemerintah menetapkan penyaluran bantuan sebesar Rp200 juta khusus untuk rehabilitasi MI Al-Ikhtiar. Dana ini dimaksudkan untuk mempercepat pemulihan infrastruktur agar aktivitas belajar mengajar bisa kembali berjalan secara normal.

Selanjutnya, Mentrans melanjutkan kunjungannya ke SDI Nanga Nae, tempat yang juga terdampak oleh gempa. Di sekolah ini, Iftitah menemukan sejumlah siswa yang bersekolah tanpa alas kaki, sehingga segera menyerahkan bantuan sepatu sebagai bentuk respons langsung terhadap kebutuhan dasar anak-anak. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya koordinasi lintas sektor antara Kementerian Transmigrasi dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Manggarai Barat guna memastikan bantuan tepat sasaran.

Iftitah menekankan pentingnya kolaborasi antarlembaga dalam penanganan bencana, menolak adanya pembatasan kewenangan yang justru menghambat distribusi bantuan. Ia menegaskan bahwa yang utama adalah keberhasilan penyelesaian masalah bagi masyarakat, bukan asal usul bantuan. Dengan pendekatan ini, pemerintah berharap proses pemulihan pascagempa berjalan efisien dan menyeluruh.

Sejauh ini, gempa 15 Agustus 2026 telah menimpa 13 satuan permukiman transmigrasi di lima kabupaten, dengan 1.043 kepala keluarga dan 1.536 rumah mengalami kerusakan. Sejak masa tanggap darurat, Kementerian Transmigrasi telah menyalurkan bantuan kebutuhan pokok. Kunjungan langsung ke lokasi terdampak menjadi bagian dari strategi pemantauan lapangan untuk memastikan alokasi bantuan sesuai realitas di lapangan dan mendukung pemulihan yang berkelanjutan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Direksi dan Komisaris MKNT Mundur Serentak
Nasional

Direksi dan Komisaris MKNT Mundur Serentak

Empat pejabat utama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, termasuk dua komisaris dan dua direksi, mengundurkan diri secara bersamaan, menyusul kondisi pasar saham perusahaan yang stagnan di level Rp1.

14 September 2026

Berita Lainnya