Minggu, 25 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Meutya Hafid Masuk 10 Besar Menteri Berkinerja Terbaik Menurut Survei Nasional

Survei IPO menempatkan Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid di posisi ke-10 sebagai pejabat kabinet dengan kinerja terbaik, sekaligus sebagai perempuan dengan penilaian tertinggi di kalangan menteri perempuan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 25 Oktober 2026, 15.21 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Meutya Hafid Masuk 10 Besar Menteri Berkinerja Terbaik Menurut Survei Nasional📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Survei terbaru lembaga riset Indonesia Political Opinion (IPO) mengungkapkan bahwa Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid masuk dalam jajaran 10 besar pejabat kabinet dengan kinerja paling dihargai publik dalam dua tahun Kabinet Merah Putih. Hasil tersebut berdasarkan penilaian terhadap 1.200 responden yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, dengan metode pengambilan sampel multistage random sampling dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Dalam kategori menteri perempuan, Meutya Hafid unggul sebagai tokoh dengan persepsi kinerja tertinggi, mengungguli rekan-rekannya di kementerian lain. Ia berada di posisi pertama, diikuti oleh Widiyanti Putri Wardhana yang menempati urutan kedua. Penilaian ini menunjukkan bahwa kehadiran dan aktivitas publik Menteri Meutya secara signifikan memengaruhi persepsi masyarakat terhadap efektivitas kerja kabinet.

Dari total perolehan persentase, Meutya Hafid meraih 5,9 persen, menempatkannya di posisi ke-10 secara nasional. Di bawahnya, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menduduki posisi teratas dengan 33 persen, disusul Agus Harimurti Yudhoyono (25,2 persen), Zulkifli Hasan (24,5 persen), dan Bahlil Lahadalia (21,8 persen). Sementara itu, dalam klaster politik dan keamanan, Meutya Hafid mencatatkan tingkat kepuasan publik sebesar 4,9 persen, berada di posisi kedua setelah Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian yang meraih 13,5 persen.

Survei ini dilakukan dalam periode 12 hingga 20 Oktober 2026 dan mencerminkan respons publik terhadap kinerja masing-masing menteri, yang dipengaruhi oleh tingkat keterkenalan, aktivitas kementerian, serta kualitas komunikasi yang disampaikan ke masyarakat. Hasil ini menjadi gambaran penting terhadap efektivitas komunikasi publik dan keterlibatan institusi dalam membangun kepercayaan publik terhadap pemerintahan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya