Minggu, 25 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

MSCI Buka Konsultasi Reklasifikasi Saham RI Jadi Pasar Mandiri

MSCI mulai konsultasi soal rencana turunkan status pasar saham Indonesia dari Emerging ke Standalone Market, dengan penilaian belum adanya perbaikan konsisten dalam tata kelola dan fungsi pasar.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 16 Oktober 2026, 09.01 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 35x dibuka
MSCI Buka Konsultasi Reklasifikasi Saham RI Jadi Pasar Mandiri📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - MSCI secara resmi memulai proses konsultasi terkait usulan perubahan klasifikasi pasar saham Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone Market. Keputusan akhir dijadwalkan diumumkan paling lambat 30 Juni 2027, setelah melalui tahap penilaian dan masukan dari pelaku pasar. Proses ini dilakukan menyusul kekhawatiran berkelanjutan mengenai tingkat investabilitas pasar domestik, termasuk transparansi kepemilikan saham dan dugaan praktik perdagangan yang terkoordinasi.

Penilaian MSCI didasarkan pada masukan dari berbagai investor institusional yang menyampaikan bahwa meskipun sejumlah reformasi telah diumumkan oleh regulator pasar modal, belum terlihat bukti nyata dan konsisten dari peningkatan fungsi pasar. Kekhawatiran utama tetap berfokus pada disfungsi pasar, termasuk perilaku perdagangan yang tidak transparan dan minimnya penegakan aturan yang berdampak signifikan.

Reformasi yang telah diumumkan, seperti pengungkapan pemegang saham di atas 1%, pelaporan konsentrasi kepemilikan tinggi (HSC), serta peta jalan menuju free float minimum 15%, dinilai belum cukup untuk memperbaiki persepsi pasar. MSCI menegaskan bahwa keberhasilan perubahan klasifikasi hanya akan terjadi jika terdapat bukti implementasi yang konsisten dan dampak material dari kebijakan tersebut.

Sejalan dengan proses konsultasi, MSCI memutuskan untuk tetap mempertahankan pembekuan terhadap perubahan indeks, termasuk tidak menaikkan Foreign Inclusion Factor (FIF) atau jumlah saham (NOS) dalam indeks. Selain itu, saham yang telah diidentifikasi dalam kerangka HSC tetap akan dihapus dari indeks, dan data kepemilikan di atas 1% tetap digunakan untuk menyesuaikan estimasi free float. Masa konsultasi berakhir 30 April 2027.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya