Pelumas Tetap Relevan Meski EV Naik di Indonesia
Shell Indonesia menegaskan bisnis pelumas tetap menjanjikan seiring dominasi kendaraan konvensional dan hybrid, meski adopsi mobil listrik terus meningkat.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 16 September 2026, 15.45 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pasar kendaraan di Indonesia masih didominasi oleh mobil bermesin pembakaran internal (ICE), yang menjadi fondasi utama bagi kelangsungan bisnis pelumas di tengah transformasi menuju kendaraan listrik. Menurut pernyataan eksekutif global Shell Lubricants, meskipun penggunaan kendaraan listrik (EV) meningkat, sebagian besar kendaraan penumpang yang beredar saat ini tetap bergantung pada mesin konvensional atau berjenis hybrid. Kondisi ini menunjukkan bahwa permintaan terhadap pelumas tidak akan menghilang secara mendadak dalam waktu dekat.
Dalam prospek jangka menengah, perusahaan memperkirakan bahwa hingga 70–80 persen kebutuhan pelumasan pada kendaraan hybrid tetap diperlukan, karena komponen mesin tetap aktif meskipun dilengkapi sistem listrik. Hal ini menegaskan bahwa evolusi teknologi tidak serta-merta menggantikan kebutuhan akan produk pelumas, melainkan menuntut penyesuaian produk yang lebih tepat guna. Shell menekankan bahwa konsumen kendaraan konvensional akan terus menjadi target layanan utama dalam beberapa tahun ke depan.
Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan tren penurunan signifikan terhadap kontribusi mobil ICE, yang turun dari 99,6 persen pada 2021 menjadi 78,2 persen pada 2025. Di sisi lain, penjualan mobil listrik murni (BEV) melonjak dari 0,1 persen menjadi 12,9 persen pada akhir 2025, dan terus naik menjadi 15,6 persen per Maret 2026. Penjualan BEV mencapai 33.146 unit, tumbuh 96 persen dari tahun sebelumnya, jauh melampaui pertumbuhan industri yang hanya 1,7 persen. Proyeksi hingga akhir 2026 menunjukkan BEV akan menyumbang 19–20 persen dari total penjualan kendaraan.
Meski mobil listrik tidak memerlukan pelumas mesin, Shell tetap mengembangkan lini produk baru yang disesuaikan dengan kebutuhan kendaraan listrik, termasuk e-fluids. Perusahaan juga telah meluncurkan Pabrik Manufaktur Gemuk (Grease Manufacturing Plant/GMP) di Indonesia dengan kapasitas produksi hingga 12 kiloton per tahun. Fasilitas ini melengkapi pabrik pelumas di Bekasi dan menjadi bagian dari strategi ekspansi bisnis ke sektor industri yang tetap membutuhkan pelumas untuk peralatan dan mesin.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pabrik Baterai EV CATIB Resmi Beroperasi di Karawang
Pabrik baterai kendaraan listrik milik PT CATIB di Karawang telah beroperasi sejak Juli 2026 dengan kapasitas awal 6,9 GWh dan rencana ekspansi hingga 15 GWh.
16 September 2026

Land Cruiser FJ Siap Meluncur Akhir 2026, Minat Konsumen Sudah Melebihi 300 Orang
Toyota memastikan peluncuran resmi Land Cruiser FJ di Indonesia pada akhir 2026, dengan lebih dari 300 calon pembeli telah mendaftarkan ketertarikan melalui jaringan dealer.
16 September 2026

Tiga Pilar Transformasi Otomotif Indonesia Menurut DBS
DBS mengidentifikasi elektrifikasi, lokalisasi rantai pasok, dan pemanfaatan teknologi sebagai tiga tren utama yang membentuk masa depan industri otomotif nasional.
16 September 2026

DBS Evaluasi Risiko Pembiayaan Otomotif Berbasis Komponen Teknologi
Bank DBS Indonesia mengedepankan pemetaan komponen kendaraan untuk menilai risiko pembiayaan terhadap perusahaan otomotif yang masih bergantung pada mesin pembakaran dalam.
16 September 2026
Berita Lainnya

6 Hari Libur Nasional 2027 Jatuh di Akhir Pekan
Rabu, 16 September 2026, 15.48 WITA

Tarif Evakuasi Helikopter untuk Pendaki Fuji Dilakukan Tahun Depan
Rabu, 16 September 2026, 15.46 WITA

Sindikat Pemalsu SIM Lintas Wilayah Ditangkap di Riau
Rabu, 16 September 2026, 15.45 WITA

Samsung Siap Luncurkan Galaxy Tab S12 Series, Dukung Performa Tinggi
Rabu, 16 September 2026, 15.37 WITA

Abdul Sobur Kembali Pimpin HIMKI, Fokus Realisasi Ekspor US$6 Miliar
Rabu, 16 September 2026, 15.37 WITA

Prabowo Resmikan LRT Jakarta Rute Kelapa Gading–Manggarai
Rabu, 16 September 2026, 15.37 WITA

Suahasil Hadiri Rapat Paripurna DPD, Lanjutkan Pembahasan RAPBN 2027
Rabu, 16 September 2026, 15.36 WITA

Bahlil: Reshuffle Kabinet Hak Mutlak Presiden
Rabu, 16 September 2026, 15.36 WITA


