Pemadaman Karhutla Ditargetkan Selesai Kurang dari Sebulan
Pemerintah menargetkan kebakaran hutan dan lahan mereda dalam waktu kurang dari sebulan, sambil memperkuat langkah pencegahan melalui revisi aturan pembukaan lahan dan pembatasan perubahan fungsi lahan pasca-bakar.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 13 Oktober 2026, 23.02 WITA·👁 3 orang membaca· 0 hari ini · 26x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pemerintah kembali menegaskan komitmen untuk menyelesaikan persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dalam jangka waktu kurang dari satu bulan. Menteri Lingkungan Hidup, yang juga menjabat Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, menyatakan bahwa koordinasi intensif dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah memperkirakan penurunan intensitas kebakaran secara signifikan dalam beberapa minggu ke depan. Dengan kondisi cuaca mulai membaik, upaya pemadaman di wilayah terdampak diperkirakan akan berjalan lebih efektif.
Kendala utama yang masih dihadapi adalah keterbatasan pasokan air serta kapasitas armada pemadam udara yang belum cukup memadai. Meski demikian, pemerintah telah mengerahkan puluhan ribu personel gabungan dari berbagai instansi untuk mempercepat penanganan di lapangan. Keterlibatan tenaga dari berbagai daerah, termasuk relawan dan petugas pemadam profesional, menjadi kunci utama dalam menekan luasan area terbakar.
Sebagai langkah jangka panjang, pemerintah sedang menyusun rencana revisi Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Salah satu fokus utama adalah penghapusan ketentuan yang memperbolehkan pembukaan lahan dengan membakar hingga dua hektare per kepala keluarga. Aturan ini dinilai menjadi celah bagi praktik pembakaran yang tidak terkendali, bahkan disinyalir digunakan secara sengaja untuk memperluas lahan pertanian.
Di samping itu, pemerintah juga mengkaji kebijakan pembatasan perubahan fungsi lahan konsesi yang terbakar. Lahan yang belum ditanami tanaman industri namun terbakar tidak akan diperbolehkan diubah menjadi perkebunan kelapa sawit tanpa evaluasi ketat. Langkah ini dimaksudkan untuk mencegah praktik pembakaran sengaja demi mendapatkan lahan baru tanpa proses pengelolaan yang sesuai.
Pihaknya juga terus meninjau tawaran bantuan dari negara-negara tetangga, meski menekankan bahwa setiap bantuan harus sesuai dengan kebutuhan nyata di lapangan. Dengan jumlah personel yang sudah dikerahkan secara masif, pemerintah tetap terbuka terhadap dukungan yang strategis, namun tetap memastikan efisiensi dan keberlanjutan dalam penanganan karhutla.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Gubernur Kalteng Tanam Pohon di Lokasi Karhutla Tumbang Nusa
Gubernur Kalteng lakukan penanaman pohon di wilayah terdampak kebakaran hutan dan lahan sebagai bagian dari rehabilitasi lingkungan dan ajakan bersama jaga kelestarian alam.
24 Oktober 2026

Menteri Tinjau Langsung BSPS di Jakarta Barat
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman meninjau program BSPS di Cengkareng untuk memastikan bantuan bedah rumah sampai tepat sasaran kepada masyarakat berpenghasilan rendah.
24 Oktober 2026

Pemerintah dan Pertamina Percepat Siap Operasional Kilang RDMP Balikpapan
Pemerintah dan Pertamina memastikan kesiapan operasional Kilang RDMP Balikpapan dengan progres 99 persen, demi menjaga keandalan pasokan energi nasional.
24 Oktober 2026

Pemerintah Perkuat Rantai Pasok Pangan Hadapi Tantangan Iklim
Menteri Pertanian menekankan perlunya perbaikan rantai pasok pangan untuk mengatasi disparitas harga antara peternak dan konsumen di tengah ancaman iklim ekstrem.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

D-8 Dorong Perdamaian Melalui Diplomasi dan Kolaborasi Ekonomi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

Madrasah Harus Jadi Ruang Belajar Inklusif dan Aman Digital
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

PLTS Terapung di Waduk Tembesi Capai 74 Persen Progres
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

OJK Sultra Dorong Inklusi Keuangan Lewat BIK 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA
Sulut Juara Umum Kejurnas Pacuan Kuda 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.23 WITA

7 Kebiasaan Sederhana untuk Hidup Lebih Bahagia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.21 WITA

Makan Sebelum dan Sesudah Olahraga, Kunci Optimalisasi Performa Tubuh
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.20 WITA

Monako Ungguli Dunia sebagai Tempat Tinggal Terbaik 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.11 WITA

