Pemerintah Imbau Investor Tak Panik Terkait Evaluasi MSCI
Pemerintah meminta investor di BEI bersikap bijak dan tidak langsung panik terhadap ancaman penurunan status pasar Indonesia oleh MSCI.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 16 Oktober 2026, 15.23 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 20x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pemerintah Indonesia menekankan pentingnya kebijakan investasi yang matang dan berbasis analisis, menyusul kabar mengenai potensi penurunan peringkat pasar modal Indonesia dari kategori Emerging Market menjadi Standalone Market oleh MSCI. Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Dradjad Wibowo menegaskan bahwa respons terhadap keputusan tersebut harus dilakukan dengan pertimbangan mendalam, bukan berdasarkan reaksi emosional semata.
Dradjad menekankan bahwa investor harus menyadari bahwa dana yang mereka alokasikan di pasar modal merupakan tabungan pribadi, seperti dana untuk pembelian rumah atau biaya pendidikan anak. Ia memperingatkan bahwa keputusan yang diambil secara gegabah akibat kepanikan bisa berdampak langsung pada keuangan pribadi mereka. “Kita harus punya ketahanan, hitung sendiri, jangan asal ikut tren,” ujarnya dalam pertemuan di Jakarta, Jumat (16/10/2026).
Ia juga menyoroti kajian independen dari Deutsche Börse yang menunjukkan bahwa rekomendasi saham MSCI tidak selalu menghasilkan kinerja positif, bahkan di pasar yang dianggap stabil seperti Jerman. “Saham-saham yang direkomendasikan MSCI justru berkinerja negatif di bursa Jerman. Ini menunjukkan bahwa tidak semua rekomendasi MSCI selalu menguntungkan,” tegasnya.
Dengan demikian, Dradjad mengingatkan seluruh pemangku kepentingan untuk tidak langsung menilai kondisi pasar Indonesia hanya dari penilaian lembaga indeks global. Ia menekankan perlunya pendekatan kritis dan penilaian sendiri atas setiap keputusan investasi, terlepas dari dampak yang mungkin ditimbulkan oleh keputusan institusi internasional.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Diskon Hingga Jutaan Rupiah untuk Mesin Cuci dan Kulkas di Transmart
Transmart menggelar promo satu hari dengan potongan harga hingga 50 persen untuk mesin cuci dan kulkas, termasuk diskon tambahan 20 persen bagi pembeli menggunakan Allo Bank atau kartu kredit Bank Mega.
25 Oktober 2026

Topan Champi Ancam Taiwan dan Jepang, Ratusan Penerbangan Dibatalkan
Topan Champi yang berkekuatan hingga 173 km/jam memicu pembatalan hampir 1.000 penerbangan di Taiwan dan Jepang, sementara otoritas bersiap menghadapi dampak banjir, longsor, dan pemadaman listrik.
25 Oktober 2026

Singapura Pertahankan Komitmen Kontrak Meski Ekspor Gas Dipangkas
Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong menegaskan pentingnya memenuhi kewajiban kontrak pasokan gas, meski Indonesia memangkas ekspor, sambil memperkuat diversifikasi energi dan mengevaluasi opsi nuklir.
25 Oktober 2026

Aksi Protes Massal Guncang Eropa dalam Sepekan
Ribuan warga di sejumlah kota Eropa turun ke jalan memprotes isu sosial, ekonomi, dan politik, menyebabkan bentrokan dengan aparat di berbagai wilayah.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

MHTG Tuntaskan Topping Off, Siapkan Pusat Kanker Terpadu
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.49 WITA

Gandrung Sewu 2026 Tampilkan Tradisi Bercahaya di Malam Hari
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.43 WITA

Moto3 Australia 2026 Batal, Veda Ega Kecewa, Danish Dapat Keuntungan
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.32 WITA

Klasemen MotoGP 2026 Stabil Usai Australia Batal Digelar
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.32 WITA

Demonstrasi Massal Prancis Tertahan, Ratusan Ribu Jatuhkan Kritik pada Kebijakan Pemerintah
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.31 WITA

Demonstrasi Anti-Sistem di Barcelona Ricuh, 100 Orang Ditangkap
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.30 WITA
Obama Sindir Trump Soal Renovasi Gedung Putih Saat Kampanye
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.29 WITA

Program Pengawal Energi 2026 Diluncurkan untuk Perkuat Pengawasan BBM
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.29 WITA

