Pemerintah Perkuat Basis Data untuk Kebijakan Ekonomi
Koordinasi intens antara Kemenko Perekonomian dan BPS diperkuat untuk memastikan kebijakan ekonomi didasarkan pada data aktual dan akurat guna mendukung stabilitas serta pertumbuhan nasional.
Redaksi iNarasikita·Senin, 19 Oktober 2026, 12.26 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 85x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian kini memperkuat sinergi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) guna memastikan setiap kebijakan ekonomi dirancang berdasarkan data yang akurat dan mencerminkan kondisi terkini di lapangan. Langkah ini menjadi fondasi utama dalam menangani dinamika perubahan perilaku ekonomi masyarakat, menjaga keseimbangan harga, serta mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan. Koordinasi ini juga dimaksudkan untuk memperbaiki akurasi pemantauan ekonomi secara menyeluruh melalui integrasi data lintas sektor.
Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Dradjad Hari Wibowo menegaskan bahwa BPS berperan sebagai perekam dan pemantau utama kondisi ekonomi nasional. Ia menekankan perlunya peningkatan kapasitas pemantauan terhadap tren yang belum sepenuhnya tercatat, sehingga kebijakan yang diambil bisa lebih responsif dan tepat sasaran. Ia juga menyampaikan rencana untuk melibatkan Kepala BPS dalam pertemuan lintas kementerian guna memperkuat kolaborasi dan pertukaran informasi strategis.
Data terbaru menunjukkan daya beli masyarakat tetap kuat, terbukti dari pertumbuhan signifikan di sektor transportasi dan pariwisata. Peningkatan jumlah transaksi melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) yang melampaui angka 100% menjadi indikator nyata adanya aktivitas konsumsi yang tinggi. Perubahan pola konsumsi, termasuk peningkatan belanja daring melalui platform digital, berhasil teridentifikasi oleh BPS, yang memperkuat keyakinan pemerintah bahwa daya beli masyarakat tetap terjaga.
Daerah dengan basis industri pengolahan yang kuat juga menunjukkan pertumbuhan ekonomi di atas rata-rata nasional, menunjukkan bahwa kualitas kawasan industri menjadi faktor penentu kinerja ekonomi daerah. Pemerintah akan mempertimbangkan hal ini dalam penyusunan kebijakan strategis ke depan. Selain itu, isu net export dan inflasi tetap menjadi perhatian khusus, terutama karena inflasi di Indonesia cenderung dipicu oleh tekanan biaya produksi (cost-push), bukan permintaan agregat. Oleh karena itu, peningkatan pasokan menjadi kunci pengendalian inflasi.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

D-8 Dorong Perdamaian Melalui Diplomasi dan Kolaborasi Ekonomi
Sekjen D-8 tegaskan peran strategis negara anggota dalam menjaga stabilitas global dan memperkuat kerja sama ekonomi melalui transformasi hijau dan digital.
24 Oktober 2026

Monako Ungguli Dunia sebagai Tempat Tinggal Terbaik 2026
Monako meraih posisi teratas dalam indeks tempat tinggal terbaik dunia 2026 berdasarkan evaluasi lima aspek kunci, termasuk kualitas hidup dan keamanan.
24 Oktober 2026

Gajian Jadi Waktu Tepat, Transmart Gelar Diskon Besar-besaran
Transmart menggelar Full Day Sale pada 25 Oktober 2026 dengan diskon hingga 50% + 20% khusus pemegang kartu kredit Bank Mega, Mega Syariah, dan Mandiri.
24 Oktober 2026

Kipas Angin Lokal Dominan, Komponen Impor dari China
Di Glodok, Jakarta Barat, mayoritas kipas angin merek lokal dirakit dalam negeri, tetapi sebagian besar komponennya berasal dari China, didukung harga kompetitif dan kebutuhan industri.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Madrasah Harus Jadi Ruang Belajar Inklusif dan Aman Digital
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

PLTS Terapung di Waduk Tembesi Capai 74 Persen Progres
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

OJK Sultra Dorong Inklusi Keuangan Lewat BIK 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

Gubernur Kalteng Tanam Pohon di Lokasi Karhutla Tumbang Nusa
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA

Menteri Tinjau Langsung BSPS di Jakarta Barat
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA
Sulut Juara Umum Kejurnas Pacuan Kuda 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.23 WITA

7 Kebiasaan Sederhana untuk Hidup Lebih Bahagia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.21 WITA

Makan Sebelum dan Sesudah Olahraga, Kunci Optimalisasi Performa Tubuh
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.20 WITA

