Minggu, 25 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Pemerintah Siapkan Ponsel Gratis untuk Salurkan Bansos Digital

Pemerintah berencana membagikan ponsel gratis dilengkapi rekening digital kepada seluruh warga untuk menyalurkan bantuan sosial secara langsung mulai 2027.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 13 Oktober 2026, 21.19 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 32x dibuka
Pemerintah Siapkan Ponsel Gratis untuk Salurkan Bansos Digital📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pemerintah mempersiapkan skema baru dalam penyaluran bantuan sosial dengan menyiapkan ponsel gratis yang dilengkapi rekening digital untuk setiap warga negara. Rencana ini disampaikan oleh Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi dalam forum kebijakan nasional, menegaskan bahwa seluruh dana bantuan akan disalurkan secara langsung ke rekening digital melalui perangkat tersebut, menggantikan mekanisme tunai yang selama ini digunakan.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan inklusi keuangan, terutama bagi masyarakat yang belum memiliki akses ke layanan perbankan. Saat ini, sekitar 30 persen penduduk Indonesia belum memiliki rekening bank, menurut data yang dikutip dari Bank Dunia. Dengan ponsel dan rekening digital, pemerintah berharap masyarakat bisa lebih mudah mengakses bantuan tanpa terkendala infrastruktur perbankan yang terbatas.

Pembukaan rekening digital akan dipermudah dengan penghapusan biaya awal sebesar Rp50 ribu, serta kolaborasi dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Bank Syariah Indonesia (BSI) sebagai mitra utama. Rekening tersebut nantinya akan terintegrasi dengan data kependudukan melalui Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan sistem Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), memastikan keakuratan dan kecakapan dalam penyaluran.

Hingga kini, pemerintah belum merilis rincian kriteria penerima atau mekanisme pembagian ponsel. Namun, rencana pelaksanaan program ini ditargetkan mulai berjalan pada awal 2027, setelah melalui proses pembahasan lebih lanjut terkait teknis operasional. Tujuan utamanya adalah menciptakan sistem bantuan yang lebih transparan, efisien, dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya