Minggu, 25 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Pemerintah Siapkan Rp3 Triliun Bangun Pusat Bibit Ayam Nasional

Pemerintah mengalokasikan dana Rp3 triliun untuk membangun pusat pembibitan ayam terbesar di Malang, Jawa Timur, sebagai satu-satunya sumber bibit induk nasional.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 13 Oktober 2026, 21.20 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 30x dibuka
Pemerintah Siapkan Rp3 Triliun Bangun Pusat Bibit Ayam Nasional📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pemerintah pusat telah menyiapkan anggaran sebesar Rp3 triliun untuk membangun fasilitas pembibitan ayam skala nasional di Kabupaten Malang, Jawa Timur. Fasilitas ini akan menjadi pusat pengembangan bibit ayam utama atau Grand Parent Stock (GPS), yang nantinya menjadi sumber utama penyediaan bibit untuk seluruh wilayah Indonesia.

Kegiatan pembangunan fasilitas tersebut diprioritaskan dalam rencana kerja tahun 2025 hingga 2026, dengan target penyelesaian yang mampu mendukung ketahanan pangan melalui sektor peternakan unggas. Pemilihan Malang sebagai lokasi pusat ini didasarkan pada kesiapan infrastruktur, ketersediaan sumber daya, serta potensi pengembangan ekonomi pertanian yang telah terbukti di wilayah tersebut.

Menteri Pertanian menegaskan bahwa pusat ini akan menjadi titik awal rantai pasok ayam nasional, di mana bibit induk yang dihasilkan akan didistribusikan ke berbagai provinsi guna mendukung produksi ayam petelur dan pedaging secara merata. Dengan demikian, ketergantungan terhadap impor bibit ayam dapat ditekan, sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

Pada kesempatan yang sama, Menteri juga mengapresiasi kemajuan sektor pertanian di Jawa Timur, yang telah menunjukkan performa terbaik di tingkat nasional. Wilayah ini menjadi pemimpin dalam produksi padi, telur ayam, jagung, dan tebu, dengan capaian yang menjadi contoh bagi daerah lain dalam mewujudkan swasembada pangan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya