Rabu, 30 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Pemutihan Pajak Daerah Jatim Digelar untuk HUT ke-81

Program pemutihan pajak daerah Jawa Timur berlangsung Oktober hingga November 2026 sebagai bentuk apresiasi dalam peringatan ulang tahun ke-81 provinsi.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 30 September 2026, 23.00 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Pemutihan Pajak Daerah Jatim Digelar untuk HUT ke-81📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Pemerintah Provinsi Jawa Timur meluncurkan program pemutihan pajak daerah untuk periode 1 Oktober hingga 30 November 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari serangkaian perayaan Hari Ulang Tahun ke-81 provinsi, dengan tujuan mendorong kepatuhan wajib pajak dan mempercepat realisasi pendapatan daerah. Gubernur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan bentuk dukungan konkret terhadap masyarakat yang ingin menyelesaikan kewajiban perpajakan tanpa beban tambahan.

Program ini mencakup berbagai jenis pajak daerah, termasuk pajak kendaraan bermotor, pajak properti, dan retribusi lainnya yang dikelola oleh pemerintah daerah. Masyarakat yang memanfaatkan kesempatan ini akan diberikan keringanan berupa pembebasan denda dan potongan pajak tertentu. Hal ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran akan pentingnya kewajiban perpajakan sekaligus memperbaiki kinerja keuangan daerah secara bertahap.

Gubernur menekankan bahwa pemutihan pajak bukan sekadar insentif semata, tetapi juga strategi jangka panjang untuk membangun budaya kepatuhan pajak yang berkelanjutan. Dengan adanya program ini, diharapkan jumlah wajib pajak yang terlambat membayar dapat berkurang secara signifikan, sekaligus menciptakan iklim investasi dan pembangunan yang lebih sehat.

Pemutihan pajak tahap kedua tahun 2026 ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat tata kelola keuangan dan meningkatkan pelayanan publik. Melalui kebijakan ini, pemerintah berharap dapat memperluas cakupan kepatuhan dan mempercepat pencapaian target pendapatan daerah yang dibutuhkan untuk mendukung berbagai program pembangunan di wilayah Jawa Timur.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya