Rabu, 7 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Penangkapan Hacker Yordania Picu Pemulihan Serangan Siber FBI

Seorang peretas asal Yordania yang diduga anggota kelompok ShinyHunters ditahan, membuka jalan bagi penyelidikan lebih dalam terhadap serangan terhadap sistem FBI.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 7 Oktober 2026, 23.01 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Penangkapan Hacker Yordania Picu Pemulihan Serangan Siber FBI📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Seorang warga negara Yordania berinisial Saif al-Din Khader, yang menggunakan nama samaran "Ray", telah ditahan oleh otoritas setempat pada Selasa (29/9), menandai terobosan penting dalam penyelidikan kasus peretasan situs resmi FBI. Penangkapan ini terjadi setelah pihak berwenang mengidentifikasi perannya sebagai anggota kunci dalam kelompok peretas ShinyHunters, yang mengklaim telah membobol sistem keamanan federal Amerika Serikat. Khader kini menjadi sumber informasi kunci bagi FBI dan mitra penegak hukum global dalam melacak anggota lainnya.

Khader telah menyerahkan perangkat elektronik dan riwayat komunikasi digital kepada penyelidik, termasuk percakapan yang dilakukan melalui aplikasi pesan aman seperti Signal. Dukungan ini dinilai krusial untuk memahami struktur dan jaringan operasional kelompok, serta mempercepat penangkapan tersangka lainnya. Meski FBI tidak memberikan pernyataan resmi, mereka menyatakan komitmen kuat untuk terus melakukan penyelidikan agresif terhadap serangan siber yang melibatkan ShinyHunters.

Setelah penangkapan Khader, aktivitas kelompok ShinyHunters mengalami penurunan drastis. Akun komunikasi daring yang sebelumnya digunakan untuk berinteraksi dengan media tidak lagi dapat diakses, sementara situs mereka di dark web yang menyimpan ancaman terhadap kecerdasan buatan pun menghilang. Pengelola email terkait kelompok tersebut kemudian mengirimkan pesan yang menyiratkan keputusan mundur, menyatakan tidak ingin terjadi eskalasi lebih lanjut dengan FBI.

Data yang diklaim telah dicuri oleh ShinyHunters mencakup informasi sensitif terkait lebih dari 5.000 pegawai FBI, termasuk nama, alamat, nomor telepon, tanggal lahir, nomor jaminan sosial, dan detail penugasan di unit intelijen, keamanan, serta kontra-spionase. Meskipun hanya sebagian kecil dari total 2 hingga 3 terabita data yang diklaim telah diretas, dampaknya sangat signifikan. Kelompok ini juga mengaku bertanggung jawab atas serangan terhadap Rockstar Games dan platform edukasi Canvas, yang menyebabkan gangguan luas di sektor pendidikan AS.

Direktur FBI Kash Patel menegaskan bahwa penangkapan Khader bukan akhir dari proses hukum, melainkan awal dari serangkaian langkah lebih lanjut. Ia menyebut bahwa timnya sedang menindaklanjuti petunjuk baru, termasuk kemungkinan penangkapan lebih lanjut terhadap anggota ShinyHunters lainnya, termasuk Pepijn van der Stap yang telah ditahan di Belanda. Penyelidikan tetap berjalan intensif, dengan fokus pada pencegahan dan pemberian sanksi terhadap pelaku pelanggaran siber.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya