Rabi Haredi Israel: Pemerintahan Arab Lebih Baik untuk Wilayah Ini
Seorang pemimpin komunitas Haredi Israel menyatakan bahwa kondisi wilayah akan lebih baik jika dipimpin oleh orang Arab dan menyalahkan ideologi Zionisme atas ketegangan dengan dunia Arab.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 7 Oktober 2026, 23.23 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 3x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Seorang rabi terkemuka dari komunitas Yahudi Haredi asal Lithuania, Dov Lando, mengungkapkan pendapat mengejutkan dalam rekaman diskusi dengan sesama pemimpin agama. Ia menyatakan bahwa tanpa negara Israel, situasi di wilayah tersebut justru bisa lebih stabil dan damai, terutama jika pemerintahan dikelola oleh orang Arab. Pernyataan ini muncul dalam konteks kritik terhadap kebijakan Zionisme yang, menurutnya, menjadi akar dari permusuhan antara Israel dan dunia Arab.
Lando menekankan bahwa sejarah mencatat belum pernah ada permusuhan sebesar ini antara masyarakat Arab dan Yahudi sebelum munculnya gerakan Zionisme. Ia menilai bahwa paham tersebut telah memicu ketegangan yang tidak pernah ada sebelumnya, bahkan menyebut bahwa kebencian yang kini muncul merupakan hasil dari ideologi yang dianut oleh negara Israel. Menurutnya, jika wilayah ini dikelola oleh otoritas internasional seperti PBB sejak awal, kehidupan bersama antarumat akan lebih harmonis.
Dalam konteks konflik saat ini, termasuk agresi militer di Jalur Gaza dan ketegangan dengan Iran, Lando menyoroti peran kelompok muda Haredi yang tidak wajib militer. Ia menekankan bahwa para pemuda tersebut tidak perlu merasa bersalah atas kematian tentara Israel, karena menurutnya, konflik yang terjadi bukan akibat dari sikap mereka, melainkan hasil dari kebijakan yang dikeluarkan oleh para pemimpin negara, termasuk Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.
Ia juga menyatakan bahwa banyak tentara tewas bukan karena alasan keamanan yang mendesak, melainkan karena kepentingan kehormatan negara yang lebih tinggi. Menurut Lando, tindakan militer yang dilakukan tidak selalu berdasarkan prinsip keselamatan, melainkan dipengaruhi oleh narasi politik yang keliru. Ia menilai bahwa ajaran agama yang diberikan oleh para rabi pun telah membentuk pemahaman yang keliru, sehingga menimbulkan konflik yang tidak perlu.
Komunitas Haredi di Israel, yang jumlahnya mencapai sekitar 13 persen dari total penduduk 10 juta jiwa, memang dikenal dengan keberpihakan terhadap kehidupan religius murni dan menolak wajib militer. Pernyataan Lando ini menunjukkan pergeseran narasi internal dalam kelompok yang biasanya konservatif, namun tetap menggambarkan kritik mendalam terhadap dinamika politik dan militer Israel saat ini.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Wali Kota Prancis Berdiri di Depan Demonstran Pelajar Saat Aparat Bentrok
Wali Kota Saint Denis, Bally Bagayoko, viral karena melindungi pelajar demo dari serbuan polisi saat protes soal kondisi sekolah yang buruk dan ketidaksetaraan pendidikan.
7 Oktober 2026

Pemerintah Siap Atur Upah dan Jaminan Sosial Pekerja Platform Digital
Pemerintah akan mengatur pengupahan dan jaminan sosial pekerja platform digital melalui peraturan turunan UU Pelindungan Ketenagakerjaan yang telah disahkan.
7 Oktober 2026

Andi Azwan Sebut Ray Rangkuti Provokator Isu Pemakzulan Gibran
Ketua Umum Militan Gibran 08 Nusantara menuding pengamat politik Ray Rangkuti sebagai provokator isu pemakzulan putra Jokowi, yang kembali mencuat pasca putusan MK soal syarat pendidikan.
7 Oktober 2026

KPU Pertahankan Kelayakan Gibran Berdasar Asas Keabsahan Dokumen
KPU menegaskan surat keterangan penyetaraan pendidikan Gibran sah secara administratif berdasarkan asas praduga keabsahan, tanpa adanya pembatalan resmi dari instansi berwenang.
7 Oktober 2026
Berita Lainnya
Wali Kota Saint Denis Jadi Pelindung Demonstran Saat Kekerasan Aparat Meningkat
Rabu, 7 Oktober 2026, 23.24 WITA

Orang Tua Diminta Tanggung Jawab atas Kerusakan Akibat Aksi Pelajar Prancis
Rabu, 7 Oktober 2026, 23.23 WITA

Febrie Adriansyah Didakwa Terima Uang Rp12 Miliar dari Kasus Tol Layang MBZ
Rabu, 7 Oktober 2026, 23.22 WITA

Subsidi Pemerintah Tekan Biaya Haji 2027
Rabu, 7 Oktober 2026, 23.22 WITA

AI Ubah Kerja Kantor: Satu Jam Jadi Detik
Rabu, 7 Oktober 2026, 23.22 WITA

Polemik Ijazah Gibran Dorong Evaluasi Aturan Pendidikan Calon Pejabat
Rabu, 7 Oktober 2026, 23.21 WITA

KPK Minta Keterangan Nusron Wahid Terkait Kasus Suap HGB
Rabu, 7 Oktober 2026, 23.21 WITA

Presiden Prabowo Sampaikan Taklimat kepada 800 Perwira Tinggi TNI-Polri
Rabu, 7 Oktober 2026, 23.21 WITA

