Wali Kota Prancis Berdiri di Depan Demonstran Pelajar Saat Aparat Bentrok
Wali Kota Saint Denis, Bally Bagayoko, viral karena melindungi pelajar demo dari serbuan polisi saat protes soal kondisi sekolah yang buruk dan ketidaksetaraan pendidikan.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 7 Oktober 2026, 23.24 WITA·👁 3 orang membaca· 1 hari ini · 80x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Wali Kota Saint Denis, Bally Bagayoko, menjadi sorotan global setelah rekaman video menunjukkannya berdiri tegak di barisan depan saat polisi anti huru-hara berusaha menerobos barisan demonstran pelajar. Dalam aksi yang direkam oleh peserta demo, Bagayoko mengenakan setelan jas, berani menghadang pasukan keamanan yang mendekat dengan tangan terbuka, menunjukkan sikap protektif terhadap para siswa. Di belakangnya, asap hitam mengepul dari lokasi konflik, mencerminkan ketegangan yang memuncak.
Aksi tersebut terjadi dalam konteks gelombang protes pelajar di berbagai wilayah Prancis yang menyoroti kondisi fasilitas sekolah yang memprihatinkan. Banyak sekolah menengah, terutama di daerah pinggiran, mengalami kerusakan struktural seperti atap bocor, dinding berlubang, hingga toilet yang tak berfungsi. Tikus berkeliaran di dalam kelas, meja dan kursi tidak mencukupi, serta keterbatasan tenaga pengajar yang memengaruhi kualitas pembelajaran.
Bagayoko sendiri terkena dampak langsung dari penggunaan gas air mata oleh polisi. Dalam rekaman lain, terlihat sejumlah warga memapahnya sambil meneteskan obat mata untuk meredakan iritasi akibat paparan bahan kimia. Aksi ini menggambarkan kesadaran politik dan komitmen terhadap hak pendidikan, terutama bagi generasi muda yang merasa sistem pendidikan tidak adil dan tidak memadai.
Para pelajar menekankan bahwa durasi belajar di Prancis jauh lebih panjang dibanding rata-rata negara anggota OECD, berlangsung dari pukul 08.00 hingga 18.00 waktu setempat dengan banyak jeda. Namun, kualitas proses pendidikan tetap rendah karena faktor infrastruktur dan sumber daya manusia yang minim. Mereka menuntut perbaikan sistem pendidikan secara menyeluruh, termasuk peningkatan fasilitas dan penyeimbangan akses antar wilayah.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Wamendagri Percepat Pemenuhan Akta Kelahiran Anak hingga 2026
Pemerintah terus berupaya mencapai 100 persen kepemilikan akta kelahiran anak di seluruh Indonesia, dengan fokus pada daerah terpencil seperti Papua Pegunungan.
8 Oktober 2026

Wamendagri Dorong Pelantikan 11 Anggota DPRP Papua Pegunungan
Wamendagri meminta Pemprov dan DPRP Papua Pegunungan segera melantik 11 anggota DPRP hasil pengangkatan Otsus yang telah memiliki SK Menteri Dalam Negeri.
8 Oktober 2026

Jepang Protes China Soal Penyebutan Nama PM Tanpa Gelar
Jepang mengutuk tindakan China yang menyebut Perdana Menteri Sanae Takaichi tanpa gelar resmi, menegaskan pentingnya protokol diplomatik dalam hubungan antarnegara.
8 Oktober 2026

Pemerintah Perkuat Pembiayaan Iklim Melalui Lima Sektor Strategis
Pemerintah menggaungkan peran swasta dan investasi global untuk menutup kesenjangan pembiayaan iklim melalui lima mesin pertumbuhan hijau dan dua jalur utama investasi.
8 Oktober 2026
Berita Lainnya

Bechi Kembali Dipenjara, Ditempatkan di Sel Khusus
Kamis, 8 Oktober 2026, 23.22 WITA

Bupati Klaten: Karakter Anak Tak Bisa Digantikan AI
Kamis, 8 Oktober 2026, 23.21 WITA

KPK Periksa Pejabat Terkait Proyek Jalan di Sumut
Kamis, 8 Oktober 2026, 23.21 WITA

Hery Susanto Bantah Terima Uang dalam Kasus Tambang Nikel
Kamis, 8 Oktober 2026, 23.21 WITA

BEI Perketat Syarat IPO untuk Jaga Kualitas Emite
Kamis, 8 Oktober 2026, 23.21 WITA

MAMI Perkuat Kredibilitas dengan 6 Penghargaan Internasional
Kamis, 8 Oktober 2026, 23.20 WITA

Pengendara Motor Diminta Patuhi Jalur Aman di Kolong Flyover Pesing
Kamis, 8 Oktober 2026, 23.20 WITA

Industri Harus Jadi Pendorong Ekonomi dan Pencipta Kerja
Kamis, 8 Oktober 2026, 23.20 WITA

