Wamendagri Dorong Pelantikan 11 Anggota DPRP Papua Pegunungan
Wamendagri meminta Pemprov dan DPRP Papua Pegunungan segera melantik 11 anggota DPRP hasil pengangkatan Otsus yang telah memiliki SK Menteri Dalam Negeri.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 8 Oktober 2026, 23.04 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Wakil Menteri Dalam Negeri menegaskan pentingnya segera melaksanakan pelantikan terhadap 11 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi (DPRP) Papua Pegunungan yang terpilih melalui jalur pengangkatan otonomi khusus. Proses ini, menurutnya, telah memiliki dasar hukum yang sah berupa Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri yang telah diteruskan ke pemerintah daerah.
Ia menekankan bahwa langkah selanjutnya adalah kewajiban Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan dan DPRP untuk segera menindaklanjuti SK tersebut dengan menjadwalkan pelantikan. Keterlambatan dalam proses ini, kata dia, berpotensi menghambat fungsi representasi masyarakat adat dalam lembaga perwakilan daerah.
Pemerintah pusat, menurut Wamendagri, telah menyelesaikan seluruh tahapan yang menjadi kewenangannya, termasuk penerbitan SK pengangkatan. Kini, tugas berpindah ke pihak daerah untuk menyiapkan prosedur administratif dan teknis guna merealisasikan pelantikan secara efektif dan tepat waktu.
Ia menyampaikan harapan agar pelantikan ini tidak tertunda lebih lama dibandingkan dengan daerah otonomi baru lainnya di wilayah Tanah Papua. Dengan segera dilantik, anggota DPRP dari jalur pengangkatan dapat segera menjalankan tugas legislatif sesuai amanat kebijakan otonomi khusus.
Pihaknya menegaskan bahwa penegasan ini bukan sekadar imbauan, melainkan instruksi formal untuk memastikan keterwakilan Orang Asli Papua di lembaga perwakilan dapat berjalan sesuai ketentuan hukum dan kebijakan yang berlaku.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Wamendagri Percepat Pemenuhan Akta Kelahiran Anak hingga 2026
Pemerintah terus berupaya mencapai 100 persen kepemilikan akta kelahiran anak di seluruh Indonesia, dengan fokus pada daerah terpencil seperti Papua Pegunungan.
8 Oktober 2026

Jepang Protes China Soal Penyebutan Nama PM Tanpa Gelar
Jepang mengutuk tindakan China yang menyebut Perdana Menteri Sanae Takaichi tanpa gelar resmi, menegaskan pentingnya protokol diplomatik dalam hubungan antarnegara.
8 Oktober 2026

Pemerintah Perkuat Pembiayaan Iklim Melalui Lima Sektor Strategis
Pemerintah menggaungkan peran swasta dan investasi global untuk menutup kesenjangan pembiayaan iklim melalui lima mesin pertumbuhan hijau dan dua jalur utama investasi.
8 Oktober 2026

Malaysia Didorong Hentikan Seruan Boikot Produk Indonesia
Menteri Perdagangan menegaskan tidak ada boikot resmi terhadap produk Indonesia dari Malaysia, menilai isu tersebut bersifat sementara dan tidak memengaruhi hubungan bilateral.
8 Oktober 2026
Berita Lainnya

Bechi Kembali Dipenjara, Ditempatkan di Sel Khusus
Kamis, 8 Oktober 2026, 23.22 WITA

Bupati Klaten: Karakter Anak Tak Bisa Digantikan AI
Kamis, 8 Oktober 2026, 23.21 WITA

KPK Periksa Pejabat Terkait Proyek Jalan di Sumut
Kamis, 8 Oktober 2026, 23.21 WITA

Hery Susanto Bantah Terima Uang dalam Kasus Tambang Nikel
Kamis, 8 Oktober 2026, 23.21 WITA

BEI Perketat Syarat IPO untuk Jaga Kualitas Emite
Kamis, 8 Oktober 2026, 23.21 WITA

MAMI Perkuat Kredibilitas dengan 6 Penghargaan Internasional
Kamis, 8 Oktober 2026, 23.20 WITA

Pengendara Motor Diminta Patuhi Jalur Aman di Kolong Flyover Pesing
Kamis, 8 Oktober 2026, 23.20 WITA

Industri Harus Jadi Pendorong Ekonomi dan Pencipta Kerja
Kamis, 8 Oktober 2026, 23.20 WITA

