Malaysia Didorong Hentikan Seruan Boikot Produk Indonesia
Menteri Perdagangan menegaskan tidak ada boikot resmi terhadap produk Indonesia dari Malaysia, menilai isu tersebut bersifat sementara dan tidak memengaruhi hubungan bilateral.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 8 Oktober 2026, 21.23 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 5x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Menteri Perdagangan Budi Santoso menanggapi isu yang beredar di media sosial Malaysia mengenai seruan boikot produk Indonesia. Ia menegaskan bahwa tidak ada kebijakan resmi atau tindakan sistemik dari pemerintah Malaysia yang melarang produk Indonesia. Menurutnya, peristiwa tersebut hanya bersifat sementara dan terjadi sebagai reaksi spontan dari sekelompok masyarakat, bukan kebijakan resmi negara.
Kementerian Perdagangan telah melakukan koordinasi intensif dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Malaysia untuk memantau situasi. Budi menyatakan bahwa komunikasi bilateral tetap berjalan lancar dan tidak terganggu oleh dinamika sosial tersebut. Ia menekankan pentingnya menjaga stabilitas ekonomi dan kerja sama perdagangan antar negara meskipun terjadi perdebatan di ruang digital.
Isu boikot bermula dari unggahan akun media sosial @mee.zsa di platform Threads, yang meminta netizen menyebarkan kampanye memboikot sejumlah merek F&B asal Indonesia yang beroperasi di Malaysia. Postingan tersebut mencantumkan daftar merek seperti Kenangan Coffee, Ai-Cha Ice Cream & Tea, dan MOMOYO, lengkap dengan informasi jumlah gerai dan waktu pembukaan. Dalam bahasa Melayu, unggahan itu mengajak audiens untuk membagikan ulang sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan tersebut.
Meski viral di media sosial, pemerintah Indonesia menilai dampaknya terbatas dan tidak menimbulkan gangguan signifikan terhadap arus perdagangan atau investasi. Kebijakan pemerintah tetap fokus pada penguatan kerja sama ekonomi regional, termasuk melalui forum ASEAN, serta menjaga kestabilan pasar bagi pelaku usaha lokal yang beroperasi di luar negeri.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pemerintah Perkuat Pembiayaan Iklim Melalui Lima Sektor Strategis
Pemerintah menggaungkan peran swasta dan investasi global untuk menutup kesenjangan pembiayaan iklim melalui lima mesin pertumbuhan hijau dan dua jalur utama investasi.
8 Oktober 2026

Prabowo Bantah Isu Reshuffle untuk Kurangi Pengaruh Jokowi
Kabinet Merah Putih tetap kokoh, menegaskan reshuffle bukan upaya bersihkan pengaruh era Jokowi, sekalipun ada pergantian sejumlah menteri termasuk Kapolri dan Menko PMK.
8 Oktober 2026

Pansus Ijazah Gibran Dibuka Jika Ada Bukti Konstitusional
Anggota DPR dari PKB mendorong pembentukan pansus untuk verifikasi fakta ijazah Wakil Presiden Gibran, sejalan dengan mekanisme UUD 1945 jika terbukti tidak memenuhi syarat.
8 Oktober 2026

Serang Genap 500 Tahun, Tegaskan Komitmen Bangun Masa Depan Berkelanjutan
Kabupaten Serang merayakan ulang tahun ke-500 dengan fokus pada pembangunan inklusif dan berkelanjutan, menekankan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program prioritas.
8 Oktober 2026
Berita Lainnya

OJK Siapkan Aturan Keluar bagi Emiten Tak Penuhi Free Float 15%
Kamis, 8 Oktober 2026, 21.23 WITA

38 UMKM Binaan Pertamina Perluas Pasar di INACRAFT 2026
Kamis, 8 Oktober 2026, 21.23 WITA

Pemerintah Siapkan Inisiatif Baru Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Kamis, 8 Oktober 2026, 21.23 WITA

Danantara Tekankan Restrukturisasi Tuntas untuk WIKA dan Waskita
Kamis, 8 Oktober 2026, 21.22 WITA

Erni Buka Akses Perbankan Lewat Warung di Lareh Sago Halaban
Kamis, 8 Oktober 2026, 21.22 WITA

Pemerintah Siapkan Rekening dan Bantuan Pangan untuk 25 Juta Warga Desil 1-4
Kamis, 8 Oktober 2026, 21.22 WITA

Defisit APBN September 2026 Capai 1,24% PDB
Kamis, 8 Oktober 2026, 21.22 WITA

HIPPI Perkuat Kemandirian Ekonomi di Usia 50 Tahun
Kamis, 8 Oktober 2026, 21.22 WITA

