Pemerintah Siapkan Inisiatif Baru Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Pemerintah sedang menyiapkan sejumlah kebijakan baru untuk mempermudah dunia usaha, fokus pada regulasi dan transformasi ekonomi, demi capai target pertumbuhan 6 persen di 2027.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 8 Oktober 2026, 21.23 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 5x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Dradjad Hari Wibowo menyatakan pemerintah tengah mematangkan serangkaian inisiatif strategis yang ditargetkan mempercepat kinerja sektor swasta. Dalam forum Investor Daily Summit 2026 di Jakarta, ia menegaskan bahwa langkah-langkah yang sedang disiapkan akan memberikan dampak signifikan bagi lingkungan bisnis, baik dari sisi perizinan maupun arah transformasi ekonomi nasional. Meski belum bisa merinci kebijakan secara rinci, Dradjad menegaskan bahwa kehadiran inisiatif tersebut akan sangat menguntungkan pelaku usaha.
Ia mengimbau pelaku industri untuk tetap menjaga komunikasi aktif dengan pemerintah agar tak ketinggalan momentum saat kebijakan diluncurkan. "Jangan sampai ketinggalan kereta. Silakan terus terlibat dan berdialog dengan pemerintah agar bisa menyesuaikan diri lebih awal," ujarnya. Pernyataan ini menekankan pentingnya keterlibatan aktif sektor swasta sebagai mitra utama dalam pencapaian target ekonomi nasional.
Dradjad menjelaskan bahwa pemerintah telah mengidentifikasi sejumlah hambatan struktural yang menghambat investasi dan operasional bisnis, seperti proses perizinan yang rumit serta ketidakselarasan kebijakan antarinstansi. Ia menegaskan bahwa dirinya kini bekerja bersama Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto untuk mengurangi hambatan-hambatan tersebut secara sistematis. Fokus utama adalah menciptakan iklim usaha yang lebih kondusif melalui penataan regulasi dan koordinasi lintas kementerian.
Sejumlah sektor diprioritaskan sebagai pendorong pertumbuhan baru, termasuk pariwisata dan industri pengolahan. Dua sektor ini dinilai memiliki potensi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional hingga mencapai target 6 persen pada 2027. Dengan pendekatan terintegrasi antara perbaikan regulasi, peningkatan efisiensi, dan penguatan sektor unggulan, pemerintah berharap mampu menciptakan ekosistem bisnis yang lebih dinamis dan berkelanjutan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

OJK Siapkan Aturan Keluar bagi Emiten Tak Penuhi Free Float 15%
Otoritas Jasa Keuangan siap menerapkan kebijakan keluar bagi emiten yang gagal penuhi ketentuan free float minimal 15%, dengan opsi perpanjangan, go private sukarela, hingga delisting.
8 Oktober 2026

38 UMKM Binaan Pertamina Perluas Pasar di INACRAFT 2026
Pertamina menghadirkan 38 UMKM binaan dalam pameran INACRAFT October 2026 untuk memperluas akses pasar dan memperkuat kemitraan bisnis.
8 Oktober 2026

Danantara Tekankan Restrukturisasi Tuntas untuk WIKA dan Waskita
Danantara Indonesia menegaskan pentingnya pembenahan fundamental pada WIKA dan Waskita Karya, dengan restrukturisasi utang Rp34 triliun yang tidak hanya memperpanjang tenor, tetapi menyelesaikan akar masalah bisnis.
8 Oktober 2026

Erni Buka Akses Perbankan Lewat Warung di Lareh Sago Halaban
Warung sederhana di Lareh Sago Halaban kini menjadi pusat layanan keuangan lewat BRILink Agen yang dikelola Erni, menjangkau warga dengan transaksi hingga 6.000 per bulan.
8 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pemerintah Perkuat Pembiayaan Iklim Melalui Lima Sektor Strategis
Kamis, 8 Oktober 2026, 21.23 WITA

Malaysia Didorong Hentikan Seruan Boikot Produk Indonesia
Kamis, 8 Oktober 2026, 21.23 WITA

Pemerintah Siapkan Rekening dan Bantuan Pangan untuk 25 Juta Warga Desil 1-4
Kamis, 8 Oktober 2026, 21.22 WITA

Defisit APBN September 2026 Capai 1,24% PDB
Kamis, 8 Oktober 2026, 21.22 WITA

HIPPI Perkuat Kemandirian Ekonomi di Usia 50 Tahun
Kamis, 8 Oktober 2026, 21.22 WITA

Danantara Dukung Impor KRL Bekas Jepang untuk Kebutuhan Publik
Kamis, 8 Oktober 2026, 21.21 WITA

Prince Poetiray Tampil di GBK, Penuh Emosi dan Harapan
Kamis, 8 Oktober 2026, 21.18 WITA

Anak-anak Ingin Bertemu Ayah dalam Formasi Lengkap, Kata Sarwendah
Kamis, 8 Oktober 2026, 21.16 WITA

