Anak-anak Ingin Bertemu Ayah dalam Formasi Lengkap, Kata Sarwendah
Sarwendah menyampaikan keinginan putrinya untuk bertemu Ruben Onsu dalam formasi lengkap, namun mengaku terpaksa menghentikan upaya membujuk karena tekanan psikolog.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 8 Oktober 2026, 21.16 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 3x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Sarwendah mengungkapkan bahwa kedua putrinya memiliki keinginan kuat untuk bertemu sang ayah, Ruben Onsu, dalam keadaan yang utuh—bersama kedua orang tua dan anak-anaknya secara bersamaan. Pernyataan ini disampaikannya dalam sebuah wawancara podcast yang berlangsung pada akhir pekan lalu, di mana ia menjelaskan dinamika percakapan dan usaha yang dilakukan untuk mendekatkan hubungan antara Ruben dan anak-anaknya. Ia menekankan pentingnya sikap dewasa dari semua pihak, terutama dalam menangani perasaan anak-anak.
Dalam sesi tersebut, Sarwendah menekankan bahwa keinginan anak-anak bukan sekadar permintaan, melainkan ekspresi perasaan dan kebutuhan emosional yang perlu dihargai. Ia menyampaikan bahwa dirinya tidak pernah melarang anak-anak bertemu dengan ayah mereka, bahkan berulang kali mengajak mereka untuk berlibur berempat—dengan Ruben, Cici, dan Nia—sebagai bentuk upaya membangun kembali ikatan keluarga. Namun, usaha tersebut dianggap tidak berjalan sesuai harapan karena sang ayah menolak untuk hadir dalam momen tersebut.
Terkait hal ini, Sarwendah mengungkapkan bahwa ia sempat mendapat teguran dari psikolog yang menangani anak-anaknya. Menurut psikolog tersebut, terlalu banyak tekanan untuk bertemu sang ayah justru membuat anak-anak merasa terusir, bukan didukung. Ia menyadari bahwa niat baiknya justru berdampak negatif, karena anak-anak merasa dipaksa dan merasa kehilangan ruang pribadi. Dari situ, ia memutuskan untuk menghentikan upaya membujuk secara intensif.
Di sisi lain, pihak pengacara Ruben Onsu, Minola Sebayang, menyoroti kredibilitas pernyataan Sarwendah terkait penolakan anak-anak untuk bertemu. Ia menuntut bukti objektif, termasuk hasil evaluasi psikolog dari pihak ketiga yang independen. Menurutnya, psikolog yang digunakan oleh Sarwendah merupakan pihak yang dipilih secara personal, sehingga perlu dilakukan verifikasi lebih lanjut untuk memastikan objektivitas. Ia juga menyatakan bahwa perubahan sikap anak-anak terhadap sang ayah tidak mungkin terjadi tanpa pengaruh dari lingkungan dewasa di sekitar mereka.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Tindak Lanjut Putusan MK soal Gibran, Doli: Bergantung Konsensus Parpol
Penentuan kelanjutan status Gibran pasca-putusan MK ditentukan oleh konsensus pimpinan partai, bukan melalui mekanisme angket atau pansus di DPR.
8 Oktober 2026

Perindo Bagikan Paket Sosial di HUT Ke-12
Dalam perayaan HUT ke-12, Partai Perindo menyalurkan paket makanan dan kudapan kepada masyarakat serta pengemudi ojek online di Jakarta.
8 Oktober 2026

Generasi Muda Harus Jadi Aktor Geopolitik, Bukan Hanya Penerima Dampak
Kesadaran geopolitik perlu dibangun sejak dini di kalangan generasi muda agar mampu membaca dinamika global dan berkontribusi bagi ketahanan nasional.
8 Oktober 2026

PDIP Jabar Tegaskan Aksi Copot Foto Gibran Sikap Pribadi
Ketua DPD PDIP Jawa Barat menegaskan tindakan wakil ketua DPRD Sukabumi menurunkan foto Wapres Gibran adalah keputusan pribadi, bukan instruksi partai.
8 Oktober 2026
Berita Lainnya

OJK Siapkan Aturan Keluar bagi Emiten Tak Penuhi Free Float 15%
Kamis, 8 Oktober 2026, 21.23 WITA

Pemerintah Perkuat Pembiayaan Iklim Melalui Lima Sektor Strategis
Kamis, 8 Oktober 2026, 21.23 WITA

38 UMKM Binaan Pertamina Perluas Pasar di INACRAFT 2026
Kamis, 8 Oktober 2026, 21.23 WITA

Malaysia Didorong Hentikan Seruan Boikot Produk Indonesia
Kamis, 8 Oktober 2026, 21.23 WITA

Pemerintah Siapkan Inisiatif Baru Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Kamis, 8 Oktober 2026, 21.23 WITA

Danantara Tekankan Restrukturisasi Tuntas untuk WIKA dan Waskita
Kamis, 8 Oktober 2026, 21.22 WITA

Erni Buka Akses Perbankan Lewat Warung di Lareh Sago Halaban
Kamis, 8 Oktober 2026, 21.22 WITA

Pemerintah Siapkan Rekening dan Bantuan Pangan untuk 25 Juta Warga Desil 1-4
Kamis, 8 Oktober 2026, 21.22 WITA

