Kamis, 8 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Pemerintah Siapkan Rekening dan Bantuan Pangan untuk 25 Juta Warga Desil 1-4

Pemerintah akan membuka rekening bagi 25,1 juta warga usia 17 tahun ke atas dari kelompok desil 1 hingga 4, disertai bantuan pangan senilai Rp30 triliun hingga akhir 2026.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 8 Oktober 2026, 21.22 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 6x dibuka
Pemerintah Siapkan Rekening dan Bantuan Pangan untuk 25 Juta Warga Desil 1-4📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pemerintah mempersiapkan program pembukaan rekening bank secara massal untuk mencapai 25,1 juta warga berusia 17 tahun ke atas yang termasuk dalam kelompok desil 1 hingga 4. Langkah ini merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam memperluas inklusi keuangan dan memperkuat efektivitas penyaluran bantuan sosial. Program ini dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi keuangan masyarakat yang belum memiliki akses perbankan formal, terutama di kalangan kelompok rentan ekonomi.

Dana awal sebesar Rp50 ribu per rekening diperkirakan akan dikeluarkan untuk setiap rekening yang dibuka, sehingga total kebutuhan anggaran diperkirakan mencapai Rp3,8 triliun. Program ini dirancang agar rekening tidak menjadi dormant, khususnya bagi warga yang belum menikah dan belum memiliki riwayat transaksi keuangan. Upaya penguatan aktivitas rekening dilakukan melalui mekanisme yang sedang disiapkan agar masyarakat dapat secara aktif menggunakan layanan perbankan.

Selain pembukaan rekening, pemerintah juga menyiapkan bantuan pangan untuk masyarakat di desil 1 hingga 4, dengan alokasi dana sekitar Rp30 triliun. Tujuan utamanya adalah menjaga daya beli rumah tangga dan memastikan konsumsi tetap stabil hingga akhir tahun. Bantuan ini diperkirakan akan tuntas disalurkan pada akhir Oktober atau awal November 2026, sesuai target yang disampaikan oleh pejabat Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

Pemerintah menilai konsumsi rumah tangga sebagai pilar utama pertumbuhan ekonomi nasional, sehingga perlindungan terhadap daya beli masyarakat menjadi prioritas. Dengan alokasi dana yang cukup besar, pemerintah berharap bantuan pangan dan rekening terbuka mampu menjadi stimulus ekonomi yang efektif. Kedua kebijakan ini dirancang saling mendukung, baik dalam aspek akses keuangan maupun kesejahteraan sehari-hari.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya