Pemerintah Siapkan Rekening dan Bantuan Pangan untuk 25 Juta Warga Desil 1-4
Pemerintah akan membuka rekening bagi 25,1 juta warga usia 17 tahun ke atas dari kelompok desil 1 hingga 4, disertai bantuan pangan senilai Rp30 triliun hingga akhir 2026.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 8 Oktober 2026, 21.22 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 6x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pemerintah mempersiapkan program pembukaan rekening bank secara massal untuk mencapai 25,1 juta warga berusia 17 tahun ke atas yang termasuk dalam kelompok desil 1 hingga 4. Langkah ini merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam memperluas inklusi keuangan dan memperkuat efektivitas penyaluran bantuan sosial. Program ini dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi keuangan masyarakat yang belum memiliki akses perbankan formal, terutama di kalangan kelompok rentan ekonomi.
Dana awal sebesar Rp50 ribu per rekening diperkirakan akan dikeluarkan untuk setiap rekening yang dibuka, sehingga total kebutuhan anggaran diperkirakan mencapai Rp3,8 triliun. Program ini dirancang agar rekening tidak menjadi dormant, khususnya bagi warga yang belum menikah dan belum memiliki riwayat transaksi keuangan. Upaya penguatan aktivitas rekening dilakukan melalui mekanisme yang sedang disiapkan agar masyarakat dapat secara aktif menggunakan layanan perbankan.
Selain pembukaan rekening, pemerintah juga menyiapkan bantuan pangan untuk masyarakat di desil 1 hingga 4, dengan alokasi dana sekitar Rp30 triliun. Tujuan utamanya adalah menjaga daya beli rumah tangga dan memastikan konsumsi tetap stabil hingga akhir tahun. Bantuan ini diperkirakan akan tuntas disalurkan pada akhir Oktober atau awal November 2026, sesuai target yang disampaikan oleh pejabat Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.
Pemerintah menilai konsumsi rumah tangga sebagai pilar utama pertumbuhan ekonomi nasional, sehingga perlindungan terhadap daya beli masyarakat menjadi prioritas. Dengan alokasi dana yang cukup besar, pemerintah berharap bantuan pangan dan rekening terbuka mampu menjadi stimulus ekonomi yang efektif. Kedua kebijakan ini dirancang saling mendukung, baik dalam aspek akses keuangan maupun kesejahteraan sehari-hari.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

OJK Siapkan Aturan Keluar bagi Emiten Tak Penuhi Free Float 15%
Otoritas Jasa Keuangan siap menerapkan kebijakan keluar bagi emiten yang gagal penuhi ketentuan free float minimal 15%, dengan opsi perpanjangan, go private sukarela, hingga delisting.
8 Oktober 2026

38 UMKM Binaan Pertamina Perluas Pasar di INACRAFT 2026
Pertamina menghadirkan 38 UMKM binaan dalam pameran INACRAFT October 2026 untuk memperluas akses pasar dan memperkuat kemitraan bisnis.
8 Oktober 2026

Pemerintah Siapkan Inisiatif Baru Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Pemerintah sedang menyiapkan sejumlah kebijakan baru untuk mempermudah dunia usaha, fokus pada regulasi dan transformasi ekonomi, demi capai target pertumbuhan 6 persen di 2027.
8 Oktober 2026

Danantara Tekankan Restrukturisasi Tuntas untuk WIKA dan Waskita
Danantara Indonesia menegaskan pentingnya pembenahan fundamental pada WIKA dan Waskita Karya, dengan restrukturisasi utang Rp34 triliun yang tidak hanya memperpanjang tenor, tetapi menyelesaikan akar masalah bisnis.
8 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pemerintah Perkuat Pembiayaan Iklim Melalui Lima Sektor Strategis
Kamis, 8 Oktober 2026, 21.23 WITA

Malaysia Didorong Hentikan Seruan Boikot Produk Indonesia
Kamis, 8 Oktober 2026, 21.23 WITA

Erni Buka Akses Perbankan Lewat Warung di Lareh Sago Halaban
Kamis, 8 Oktober 2026, 21.22 WITA

Defisit APBN September 2026 Capai 1,24% PDB
Kamis, 8 Oktober 2026, 21.22 WITA

HIPPI Perkuat Kemandirian Ekonomi di Usia 50 Tahun
Kamis, 8 Oktober 2026, 21.22 WITA

Danantara Dukung Impor KRL Bekas Jepang untuk Kebutuhan Publik
Kamis, 8 Oktober 2026, 21.21 WITA

Prince Poetiray Tampil di GBK, Penuh Emosi dan Harapan
Kamis, 8 Oktober 2026, 21.18 WITA

Anak-anak Ingin Bertemu Ayah dalam Formasi Lengkap, Kata Sarwendah
Kamis, 8 Oktober 2026, 21.16 WITA

