Danantara Dukung Impor KRL Bekas Jepang untuk Kebutuhan Publik
Danantara Indonesia mendukung rencana KAI mengimpor KRL bekas Jepang berusia 25 tahun, selama memenuhi kebutuhan masyarakat dan mendukung transformasi transportasi berkelanjutan.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 8 Oktober 2026, 21.21 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 4x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Danantara Indonesia secara resmi memberikan dukungan terhadap rencana PT Kereta Api Indonesia (Persero) untuk mengimpor Kereta Rel Listrik (KRL) bekas dari Jepang. Keputusan ini diambil sebagai langkah strategis dalam memenuhi kebutuhan transportasi massal yang terus meningkat di wilayah perkotaan. Dony Oskaria, selaku Chief Operating Officer Danantara, menegaskan bahwa dukungan diberikan selama proyek tersebut ditujukan untuk kepentingan publik dan berkontribusi pada pengurangan beban lingkungan serta efisiensi energi.
Dony menyatakan bahwa pertemuan dengan Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, akan segera dilakukan dalam pekan depan untuk membahas jumlah KRL yang dibutuhkan secara spesifik. Ia menekankan bahwa keberadaan moda transportasi publik seperti KRL memiliki dampak signifikan dalam menekan polusi udara dan mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap kendaraan pribadi. Selain itu, pengembangan jaringan KRL juga dinilai mampu mendorong pertumbuhan kota-kota satelit dan memperlambat laju urbanisasi yang tidak terkendali.
Meski mendukung impor, Danantara menegaskan pentingnya peningkatan kualitas produk dalam negeri. Dony meminta PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA untuk melakukan transformasi menyeluruh dalam produksi, karena kualitas yang rendah tidak dapat mendukung agenda industrialisasi nasional. Ia telah memanggil direksi INKA untuk menegaskan tuntutan perbaikan, menekankan bahwa perusahaan pelat merah harus berubah secara menyeluruh, bukan sekadar bertahan dengan kondisi saat ini.
Rencana impor KRL bekas berusia 25 tahun dari Jepang saat ini menghadapi hambatan regulasi, karena aturan di Kementerian Perdagangan hanya memperbolehkan impor KRL bekas dengan usia maksimal 20 tahun. Namun, KAI berargumentasi bahwa KRL tersebut direncanakan akan beroperasi selama 10 tahun di Indonesia, sehingga secara teknis masih layak digunakan. Dony menilai bahwa kebijakan ini perlu dievaluasi agar tidak menghambat kemajuan infrastruktur transportasi publik yang vital bagi negara.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

OJK Siapkan Aturan Keluar bagi Emiten Tak Penuhi Free Float 15%
Otoritas Jasa Keuangan siap menerapkan kebijakan keluar bagi emiten yang gagal penuhi ketentuan free float minimal 15%, dengan opsi perpanjangan, go private sukarela, hingga delisting.
8 Oktober 2026

38 UMKM Binaan Pertamina Perluas Pasar di INACRAFT 2026
Pertamina menghadirkan 38 UMKM binaan dalam pameran INACRAFT October 2026 untuk memperluas akses pasar dan memperkuat kemitraan bisnis.
8 Oktober 2026

Pemerintah Siapkan Inisiatif Baru Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Pemerintah sedang menyiapkan sejumlah kebijakan baru untuk mempermudah dunia usaha, fokus pada regulasi dan transformasi ekonomi, demi capai target pertumbuhan 6 persen di 2027.
8 Oktober 2026

Danantara Tekankan Restrukturisasi Tuntas untuk WIKA dan Waskita
Danantara Indonesia menegaskan pentingnya pembenahan fundamental pada WIKA dan Waskita Karya, dengan restrukturisasi utang Rp34 triliun yang tidak hanya memperpanjang tenor, tetapi menyelesaikan akar masalah bisnis.
8 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pemerintah Perkuat Pembiayaan Iklim Melalui Lima Sektor Strategis
Kamis, 8 Oktober 2026, 21.23 WITA

Malaysia Didorong Hentikan Seruan Boikot Produk Indonesia
Kamis, 8 Oktober 2026, 21.23 WITA

Erni Buka Akses Perbankan Lewat Warung di Lareh Sago Halaban
Kamis, 8 Oktober 2026, 21.22 WITA

Pemerintah Siapkan Rekening dan Bantuan Pangan untuk 25 Juta Warga Desil 1-4
Kamis, 8 Oktober 2026, 21.22 WITA

Defisit APBN September 2026 Capai 1,24% PDB
Kamis, 8 Oktober 2026, 21.22 WITA

HIPPI Perkuat Kemandirian Ekonomi di Usia 50 Tahun
Kamis, 8 Oktober 2026, 21.22 WITA

Prince Poetiray Tampil di GBK, Penuh Emosi dan Harapan
Kamis, 8 Oktober 2026, 21.18 WITA

Anak-anak Ingin Bertemu Ayah dalam Formasi Lengkap, Kata Sarwendah
Kamis, 8 Oktober 2026, 21.16 WITA

