Wantimpres Bahas Mekanisme Kerja dan Struktur Bidang di Rapat Perdana
Rapat pleno perdana Wantimpres membahas tata kerja, pembentukan bidang, serta mekanisme penyampaian pertimbangan kepada presiden, dengan rencana pertemuan rutin tiap tanggal 8 setiap bulan.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 8 Oktober 2026, 21.01 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 3x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) menggelar rapat pleno pertamanya sejak dilantik, dihadiri 23 dari 26 anggota, untuk menyusun kerangka operasional lembaga. Rapat yang berlangsung di Jakarta menekankan pentingnya pemahaman terhadap peraturan perundang-undangan yang mengatur fungsi Wantimpres, termasuk aturan tata kerja dan dukungan administratif yang diperlukan agar aktivitas lembaga berjalan efektif.
Pembahasan utama mencakup mekanisme penyampaian nasihat dan pertimbangan kepada presiden, baik secara proaktif maupun atas permintaan. Ketua Wantimpres menekankan kebutuhan respons cepat dalam memberikan masukan, terlebih jika presiden meminta pendapat terkait isu strategis. Hal ini menjadi fondasi dalam menyusun struktur kerja yang responsif dan berdampak.
Rencana pembentukan enam bidang kerja disebut masih dalam tahap diskusi, belum final. Bidang-bidang yang dikemukakan mencakup keamanan, pertahanan, politik, hukum, keuangan, dan energi, namun susunannya belum ditetapkan secara definitif. Keberagaman latar belakang anggota, mulai dari tokoh agama, pengusaha, hingga akademisi, menjadi aset utama dalam menghasilkan pertimbangan yang komprehensif.
Rapat pleno direncanakan digelar rutin setiap tanggal 8 tiap bulan, sementara rapat lain seperti rapat bidang, rapat pimpinan, dan koordinasi dengan kesekretariatan akan dilaksanakan sesuai kebutuhan. Seluruh anggota telah mulai menjalankan tugas sejak Senin, setelah pelantikan pada Jumat, menunjukkan komitmen terhadap kinerja lembaga.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pemerintah Perkuat Pembiayaan Iklim Melalui Lima Sektor Strategis
Pemerintah menggaungkan peran swasta dan investasi global untuk menutup kesenjangan pembiayaan iklim melalui lima mesin pertumbuhan hijau dan dua jalur utama investasi.
8 Oktober 2026

Malaysia Didorong Hentikan Seruan Boikot Produk Indonesia
Menteri Perdagangan menegaskan tidak ada boikot resmi terhadap produk Indonesia dari Malaysia, menilai isu tersebut bersifat sementara dan tidak memengaruhi hubungan bilateral.
8 Oktober 2026

Prabowo Bantah Isu Reshuffle untuk Kurangi Pengaruh Jokowi
Kabinet Merah Putih tetap kokoh, menegaskan reshuffle bukan upaya bersihkan pengaruh era Jokowi, sekalipun ada pergantian sejumlah menteri termasuk Kapolri dan Menko PMK.
8 Oktober 2026

Pansus Ijazah Gibran Dibuka Jika Ada Bukti Konstitusional
Anggota DPR dari PKB mendorong pembentukan pansus untuk verifikasi fakta ijazah Wakil Presiden Gibran, sejalan dengan mekanisme UUD 1945 jika terbukti tidak memenuhi syarat.
8 Oktober 2026
Berita Lainnya

OJK Siapkan Aturan Keluar bagi Emiten Tak Penuhi Free Float 15%
Kamis, 8 Oktober 2026, 21.23 WITA

38 UMKM Binaan Pertamina Perluas Pasar di INACRAFT 2026
Kamis, 8 Oktober 2026, 21.23 WITA

Pemerintah Siapkan Inisiatif Baru Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Kamis, 8 Oktober 2026, 21.23 WITA

Danantara Tekankan Restrukturisasi Tuntas untuk WIKA dan Waskita
Kamis, 8 Oktober 2026, 21.22 WITA

Erni Buka Akses Perbankan Lewat Warung di Lareh Sago Halaban
Kamis, 8 Oktober 2026, 21.22 WITA

Pemerintah Siapkan Rekening dan Bantuan Pangan untuk 25 Juta Warga Desil 1-4
Kamis, 8 Oktober 2026, 21.22 WITA

Defisit APBN September 2026 Capai 1,24% PDB
Kamis, 8 Oktober 2026, 21.22 WITA

HIPPI Perkuat Kemandirian Ekonomi di Usia 50 Tahun
Kamis, 8 Oktober 2026, 21.22 WITA

