Kamis, 8 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Prabowo Bantah Isu Reshuffle untuk Kurangi Pengaruh Jokowi

Kabinet Merah Putih tetap kokoh, menegaskan reshuffle bukan upaya bersihkan pengaruh era Jokowi, sekalipun ada pergantian sejumlah menteri termasuk Kapolri dan Menko PMK.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 8 Oktober 2026, 21.02 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 3x dibuka
Prabowo Bantah Isu Reshuffle untuk Kurangi Pengaruh Jokowi📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Kepala Staf Kepresidenan dan Wakil Menteri Sekretaris Negara Bambang Eko Suhariyanto menegaskan bahwa proses reshuffle kabinet yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto tidak memiliki kaitan dengan upaya mengurangi pengaruh mantan Presiden Joko Widodo. Ia membantah tudingan bahwa perubahan struktur kabinet bertujuan untuk memisahkan kebijakan pemerintahan baru dari dinamika sebelumnya. Menurutnya, dinamika kabinet merupakan bagian alami dari proses kepemimpinan yang berjalan secara berkelanjutan.

Pada 1 Oktober lalu, Presiden Prabowo melakukan reshuffle ketujuh dalam masa jabatannya, yang mencakup pergantian posisi Kapolri dari Jenderal Listyo Sigit Prabowo ke pejabat lain. Selain itu, jabatan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) juga digantikan, dengan penggantinya adalah Sugiono, mantan Menteri Luar Negeri. Pergantian ini tidak menandai pemutusan hubungan dengan era sebelumnya, melainkan bagian dari penyesuaian kinerja kabinet.

Pratikno, yang sebelumnya menjabat sebagai Menko PMK dan sebelumnya Menteri Sekretaris Negara selama 10 tahun dalam pemerintahan Jokowi, kini duduk di Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres). Begitu pula dengan Listyo Sigit, yang kini menempati posisi serupa. Keduanya tetap berperan dalam forum kebijakan tingkat tinggi meski tidak lagi menjabat di kabinet. Bambang menekankan bahwa perubahan ini tidak mengurangi soliditas pemerintahan.

Ia menegaskan bahwa tidak ada upaya "mempreteli" atau memutus hubungan dengan masa lalu kepemimpinan. "Tidak ada isu mempreteli, beritanya enggak benar. Kita tetap solid kok," ujarnya saat diwawancarai di kompleks parlemen. Bambang menyebut bahwa dirinya sendiri tidak memantau isu pertemuan antara Prabowo dan Jokowi, karena fokusnya pada rapat-rapat di Dewan Perwakilan Rakyat dalam beberapa hari terakhir.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya