KPK Minta Keterangan Nusron Wahid Terkait Kasus Suap HGB
KPK meminta keterangan eks Menteri ATR/BPN Nusron Wahid untuk melengkapi penyelidikan dugaan suap pengurusan HGB dan gratifikasi, dengan jadwal pemeriksaan akan disesuaikan.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 7 Oktober 2026, 23.21 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah memproses keterangan dari mantan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, dalam kasus dugaan suap terkait pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) dan penerimaan gratifikasi. Penyidik memerlukan informasi dari Nusron untuk menyusun gambaran lengkap perkara, serta menilai apakah masih ada pihak lain yang turut berperan signifikan selain delapan tersangka yang telah ditetapkan.
Pemeriksaan Nusron seharusnya dilakukan hari ini, namun ia tidak hadir karena mengirim surat pemberitahuan ketidakhadiran akibat kesibukan di internal kementerian. Juru Bicara KPK menegaskan bahwa penyidik akan menentukan jadwal ulang dan mengimbau Nusron untuk kooperatif hadir guna mendukung proses penyidikan. Keterlibatan saksi penting ini dinilai krusial untuk menjernihkan konstruksi perkara dan memastikan keadilan hukum yang utuh.
Selain Nusron, KPK juga menjadwalkan pemeriksaan tiga saksi lainnya, yakni Indra Widjaja Antono (Direktur Utama PT Kencana Jayaproperty Agung), Hary Arief Sofyan (Direktur PT Kencana Jayaproperty Agung), serta Herman Triono (pegawai swasta). Hanya Herman Triono yang memenuhi panggilan hari ini, sementara dua lainnya belum hadir. Proses pemeriksaan terus berjalan untuk menguatkan bukti dalam penyelidikan.
Kasus ini melibatkan delapan orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka, termasuk pejabat tinggi seperti Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor I, Sontang Coin Manurung; politikus Partai Golkar Fahd El Fouz; mantan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto; dan Presiden Direktur PT Summarecon Agung Tbk, Adrianto Pitojo Adhi. Empat tersangka lainnya—Lampri, Muhammad Fakhry, Erwin, dan Rizal Pahlevi—disebut sebagai orang kepercayaan Nusron Wahid. Semua tersangka telah ditahan di Rutan Cabang Gedung Merah Putih KPK.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait
Wali Kota Saint Denis Jadi Pelindung Demonstran Saat Kekerasan Aparat Meningkat
Wali Kota Saint Denis, Bally Bagayoko, menjadi sorotan global setelah terekam melindungi demonstran dari tindakan kekerasan polisi dalam aksi protes yang berlangsung di kota tersebut.
7 Oktober 2026

Febrie Adriansyah Didakwa Terima Uang Rp12 Miliar dari Kasus Tol Layang MBZ
Mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus didakwa menerima uang total Rp12 miliar dari dua perusahaan terkait penanganan perkara korupsi pembangunan Tol Layang MBZ.
7 Oktober 2026

Presiden Prabowo Sampaikan Taklimat kepada 800 Perwira Tinggi TNI-Polri
Presiden Prabowo Subianto memberikan taklimat kepada 800 perwira tinggi TNI dan Polri di Istana, menyampaikan gambaran kondisi bangsa sebagai persiapan kepemimpinan dua tahun ke depan.
7 Oktober 2026

Febrie Didakwa Terima Rp32,3 Miliar dari Proyek Tol MBZ
Eks jaksa agung muda didakwa menerima total Rp32,3 miliar dari perusahaan terkait proyek Tol MBZ melalui rekening dan kantor hukum yang dibangun bersama rekanan.
7 Oktober 2026
Berita Lainnya

Wali Kota Prancis Berdiri di Depan Demonstran Pelajar Saat Aparat Bentrok
Rabu, 7 Oktober 2026, 23.24 WITA

Rabi Haredi Israel: Pemerintahan Arab Lebih Baik untuk Wilayah Ini
Rabu, 7 Oktober 2026, 23.23 WITA

Orang Tua Diminta Tanggung Jawab atas Kerusakan Akibat Aksi Pelajar Prancis
Rabu, 7 Oktober 2026, 23.23 WITA

Subsidi Pemerintah Tekan Biaya Haji 2027
Rabu, 7 Oktober 2026, 23.22 WITA

Pemerintah Siap Atur Upah dan Jaminan Sosial Pekerja Platform Digital
Rabu, 7 Oktober 2026, 23.22 WITA

Andi Azwan Sebut Ray Rangkuti Provokator Isu Pemakzulan Gibran
Rabu, 7 Oktober 2026, 23.22 WITA

AI Ubah Kerja Kantor: Satu Jam Jadi Detik
Rabu, 7 Oktober 2026, 23.22 WITA

Polemik Ijazah Gibran Dorong Evaluasi Aturan Pendidikan Calon Pejabat
Rabu, 7 Oktober 2026, 23.21 WITA

