Penemuan Ikan Piranha di Bendungan Klau Picu Keprihatinan Ekosistem
Penemuan ikan berjenis piranha perut merah di Bendungan Klau, Pahang, memicu kekhawatiran akan invasi spesies asing, meski belum ada bukti populasi terbentuk.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 22 September 2026, 12.10 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Sebuah temuan mengejutkan terjadi di Bendungan Klau, Raub, Negeri Pahang, ketika seorang warga menangkap ikan yang diduga merupakan piranha perut merah saat memancing dengan jaring lempar pada 26 Agustus. Ikan tersebut, yang diketahui berasal dari sungai Amazon, ditemukan bersama tangkapan lain seperti Lampam Sungai, Lampam Jawa, Nilapia Zebra, dan Peacock Bass. Hasil identifikasi awal menunjukkan ciri morfologi khas genus Pygocentrus, kelompok yang umum dikenal sebagai piranha, berdasarkan analisis foto dan video oleh Lembaga Penelitian Perikanan (FRI) di Glami Lemi.
Meski identifikasi morfologis mendukung kemungkinan spesies invasif, pihak Departemen Perikanan (DOF) menegaskan belum ada bukti adanya populasi piranha di wilayah tersebut. Hal ini dikarenakan tidak ditemukan laporan tambahan sejak penemuan pertama, serta ikan tersebut telah mati dan dibuang oleh penangkap sebelum proses pemeriksaan lebih lanjut dilakukan. Tanpa spesimen fisik, konfirmasi pasti pada tingkat spesies tidak dapat dilakukan secara ilmiah.
Petugas DOF memastikan tidak ada ancaman langsung bagi masyarakat, namun mengimbau masyarakat untuk tetap waspada. Mereka menekankan pentingnya tidak melepaskan kembali ikan asing yang ditemukan ke perairan umum, terlebih jika diduga invasif. Jika masih dalam kondisi layak, sebaiknya simpan spesimen dan segera laporkan ke kantor perikanan terdekat untuk pemeriksaan lebih lanjut, termasuk analisis DNA jika diperlukan.
Kejadian ini langsung menjadi perbincangan hangat di media sosial, dengan berbagai klaim berlebihan seperti ikan piranha telah memakan buaya. Namun, pihak berwenang menekankan bahwa penemuan ini hanya satu insiden dan tidak menunjukkan adanya ancaman ekosistem yang luas. Upaya pemantauan rutin akan terus dilakukan di Bendungan Klau dan wilayah sekitarnya untuk mendeteksi perkembangan potensial.
Pemerintah juga memperkuat kampanye kesadaran publik terhadap risiko pelepasan spesies asing ke alam terbuka. Pelepasan ikan non-asli dapat mengganggu keseimbangan ekosistem, mengancam populasi ikan lokal, serta mengurangi keanekaragaman hayati perairan. Dengan langkah-langkah pencegahan dan respons cepat, pihak terkait berharap dapat mencegah penyebaran spesies invasif yang dapat berdampak jangka panjang terhadap sumber daya perairan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Huawei Perkuat Konektivitas AI dengan Solusi Stellar WAN Terbaru
Huawei meluncurkan versi terbaru Solusi Stellar AI WAN yang meningkatkan efisiensi, keamanan, dan hemat biaya dalam komputasi lintaswilayah hingga 1.000 km.
22 September 2026

Tol Binjai–Langsa Wajib Siap Operasional Sebelum Nataru 2026
Kepala Staf Kepresidenan memastikan ruas Binjai-Pangkalan Brandan jalan tol trans Sumatera beroperasi penuh sesuai standar teknis sebelum perayaan Natal dan Tahun Baru 2026.
22 September 2026

Prabowo: Nilai Panca Jiwa Gontor Selaras dengan Visi Pembangunan Nasional
Presiden Prabowo Subianto menegaskan keselarasan nilai Panca Jiwa Gontor dengan arah pembangunan Indonesia saat hadir dalam perayaan ulang tahun ke-100 pondok tersebut di Ponorogo.
21 September 2026

China dalam Ingatan Islam: Dari Peradaban Tang hingga Kekuatan Global
China pada masa kejayaan Dinasti Tang telah menjadi simbol peradaban maju dalam tradisi Islam, meski ungkapan “tuntutlah ilmu hingga ke China” tidak terbukti sebagai sabda Nabi, namun memperlihatkan kedekatan historis melalui perdagangan dan budaya.
21 September 2026
Berita Lainnya

Nominasi AMI Awards 2026 Tampilkan Kekayaan Musik Tanah Air
Selasa, 22 September 2026, 12.30 WITA

Negosiasi Krusial Penyelesaian Merger Paramount-WBD Masuki Tahap Kritis
Selasa, 22 September 2026, 12.29 WITA

Juicy Luicy Absen dari Syalala Land Cirebon dan Purwokerto
Selasa, 22 September 2026, 12.29 WITA

Kekompakan Musisi Dukung Macklemore, Barrera Soroti Perubahan Sikap Dunia
Selasa, 22 September 2026, 12.29 WITA

Erin Laporkan Rieke ke MKD atas Dugaan Intervensi Hukum
Selasa, 22 September 2026, 12.29 WITA

Messi Pamit dari Timnas dengan Jersey Terakhir
Selasa, 22 September 2026, 12.13 WITA

Pengadilan Khusus Kekerasan Seksual Siap Dibentuk di Inggris
Selasa, 22 September 2026, 12.12 WITA

Media AS Boykot Liputan Gedung Putih Akibat Larangan Trump
Selasa, 22 September 2026, 12.11 WITA

