AS Hentikan Operasional Maskapai Iran Global Mulai 23 September
Amerika Serikat resmi melarang seluruh maskapai penerbangan Iran beroperasi di seluruh dunia mulai 23 September 2026, dengan ancaman sanksi sekunder bagi entitas asing yang tetap bermitra.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 22 September 2026, 12.10 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 2x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pemerintah Amerika Serikat secara resmi menetapkan larangan operasional bagi semua maskapai penerbangan Iran di seluruh wilayah global, mulai Rabu, 23 September 2026. Keputusan ini ditegaskan oleh Menteri Keuangan AS Scott Bessent dalam pernyataan kepada CNBC, yang menyatakan bahwa seluruh penerbangan Iran ke luar negeri akan dihentikan secara menyeluruh. Langkah ini mencakup pembatasan terhadap akses ke fasilitas penerbangan, termasuk pengisian bahan bakar, pendaratan, dan penjualan tiket internasional.
Bessent menekankan bahwa pelanggaran terhadap kebijakan ini akan dikenai sanksi sekunder, termasuk pemutusan akses ke sistem keuangan dolar AS. Entitas asing yang tetap memberikan layanan kepada maskapai Iran, baik secara langsung maupun melalui jasa pendukung seperti pemasok, perusahaan teknologi, maupun operator bandara, berisiko kehilangan keterhubungan dengan sistem keuangan global. Ancaman ini diberlakukan untuk memastikan kepatuhan internasional terhadap tekanan ekonomi terhadap Iran.
Kebijakan baru ini merupakan bagian dari upaya lebih luas dari pemerintahan Donald Trump untuk memperkuat tekanan ekonomi terhadap Iran, seiring dengan meningkatnya ketegangan militer di kawasan. Sebelumnya, Departemen Keuangan AS telah menjatuhkan sanksi terhadap seluruh maskapai Iran yang sebelumnya tidak terdampak, termasuk perusahaan yang terlibat dalam pengadaan pesawat, suku cadang, dan layanan perawatan pesawat. Sejak bertahun-tahun lalu, sektor penerbangan Iran sudah terkendala oleh sanksi yang menghambat modernisasi armada dan akses ke teknologi internasional.
Sanksi terbaru ini diperluas untuk mencakup sektor-sektor kunci lainnya, seperti energi, pelayaran, teknologi, emas, dan aset digital. Bessent menyatakan bahwa kebijakan ini mendapat dukungan dari China, yang disebutkan secara khusus setelah perundingan dengan Wakil Perdana Menteri China He Lifeng. Ia menegaskan bahwa pihak China menunjukkan keterlibatan signifikan dalam diskusi terkait penerapan sanksi ini, menandai koordinasi lintas negara dalam upaya isolasi ekonomi terhadap Iran.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Negosiasi Krusial Penyelesaian Merger Paramount-WBD Masuki Tahap Kritis
Perundingan antara Paramount dan jaksa agung negara bagian penggugat menuju penyelesaian merger senilai US$110 miliar, dengan fokus pada pemisahan operasional dan komitmen produksi.
22 September 2026

BLBI dan Surat Utang Pemerintah Bukan Hal yang Sama
Pemerintah menegaskan pelunasan surat utang terkait krisis 1997–1998, namun pakar hukum menekankan pentingnya membedakan antara kewajiban utang pemerintah dan hak tagih negara terhadap pihak penerima BLBI.
22 September 2026

Rupiah Melemah di Awal Pekan Akibat Antisipasi Keputusan BI
Nilai tukar rupiah turun menjadi Rp17.879 per dolar AS pada pembukaan perdagangan Selasa, dipengaruhi antisipasi pasar terhadap keputusan Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia.
22 September 2026

Harga Emas di Pegadaian Turun Hari Ini
Harga emas jenama Galeri24, Antam, dan UBS di Pegadaian turun pada Selasa, mencatatkan penurunan per gram dibanding kemarin.
22 September 2026
Berita Lainnya

Nominasi AMI Awards 2026 Tampilkan Kekayaan Musik Tanah Air
Selasa, 22 September 2026, 12.30 WITA

Juicy Luicy Absen dari Syalala Land Cirebon dan Purwokerto
Selasa, 22 September 2026, 12.29 WITA

Kekompakan Musisi Dukung Macklemore, Barrera Soroti Perubahan Sikap Dunia
Selasa, 22 September 2026, 12.29 WITA

Erin Laporkan Rieke ke MKD atas Dugaan Intervensi Hukum
Selasa, 22 September 2026, 12.29 WITA

Messi Pamit dari Timnas dengan Jersey Terakhir
Selasa, 22 September 2026, 12.13 WITA

Pengadilan Khusus Kekerasan Seksual Siap Dibentuk di Inggris
Selasa, 22 September 2026, 12.12 WITA

Media AS Boykot Liputan Gedung Putih Akibat Larangan Trump
Selasa, 22 September 2026, 12.11 WITA

Trump TV Diluncurkan Usai Media AS Boykot Acara Presiden
Selasa, 22 September 2026, 12.10 WITA

