Jumat, 2 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Pengadilan Batasi Kunjungan Halle Berry ke Anak

Hakim Los Angeles membatasi kunjungan aktris Halle Berry ke putranya, Maceo, atas dugaan kekerasan fisik yang dilaporkan oleh mantan suaminya, Olivier Martinez.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 2 Oktober 2026, 17.46 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 3x dibuka
Pengadilan Batasi Kunjungan Halle Berry ke Anak📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pengadilan Los Angeles County telah mengabulkan permohonan sementara dari aktor Olivier Martinez untuk membatasi akses mantan istrinya, Halle Berry, terhadap putranya yang berusia 12 tahun, Maceo. Keputusan ini berdasarkan dokumen resmi yang diterbitkan pada Kamis (1/10), menyusul laporan adanya tindakan kekerasan yang diduga dilakukan Berry terhadap anaknya. Putusan ini menekankan perlindungan terhadap kesejahteraan anak, dengan jadwal kunjungan yang kini hanya diperbolehkan pada Senin dan Selasa, serta Sabtu dan Minggu, dalam waktu 10.00 hingga 20.00 waktu setempat.

Martinez menggambarkan insiden yang dilaporkan dalam berkas pengadilan, termasuk dugaan cekikan terhadap Maceo yang disertai teriakan mengancam. Ia menyatakan bahwa kekerasan tersebut bukan kejadian tunggal, melainkan berulang selama beberapa tahun terakhir, dan telah menimbulkan trauma emosional pada anaknya. Dalam permohonan tersebut, Martinez meminta perintah perlindungan dan hak asuh penuh atas Maceo, menekankan bahwa kesehatan mental anak menjadi prioritas utama.

Hakim menolak permintaan Martinez untuk mewajibkan tes kesadaran dan alkohol terhadap Berry karena kurangnya bukti pendukung. Namun, keputusan untuk membatasi kunjungan tetap diberlakukan sementara hingga sidang lanjutan pada 16 Oktober, yang akan menentukan apakah pembatasan ini akan menjadi permanen. Pengadilan menekankan bahwa keputusan ini bukan penghakiman terhadap Berry, melainkan langkah preventif demi kepentingan terbaik anak.

Pihak Halle Berry membantah tegas semua dugaan tersebut. Kuasa hukumnya, Marina Beck, menyebut gugatan Martinez sebagai upaya menyesatkan opini publik yang tidak berdasar. Ia menegaskan bahwa Berry tetap berkomitmen untuk memberikan kasih sayang dan dukungan emosional kepada Maceo, meskipun menghadapi proses hukum yang menantang. Beck menyatakan bahwa Berry telah terbiasa dengan taktik hukum yang digunakan Martinez dan tidak akan membiarkan isu ini menghambat hubungan ibu-anak.

Konflik baru ini muncul tiga tahun setelah perceraian Berry dan Martinez resmi disahkan pada 2023, setelah delapan tahun perselisihan yang intens. Dalam kesepakatan perceraian, Berry diwajibkan membayar tunjangan anak sebesar US$8.000 per bulan, ditambah 4,3 persen dari pendapatan tahunannya yang melebihi US$2 juta. Keputusan saat ini merupakan bagian dari proses hukum lanjutan yang menilai keberlangsungan hubungan antara ibu dan anak dalam konteks keamanan dan kesehatan psikologis.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya