Pengguna Indonesia Pilih Browser dengan Fitur Privasi dan Hemat Data
Survei menunjukkan dominasi browser berfitur VPN dan pemblokir iklan di kalangan pengguna Indonesia, didorong kebutuhan privasi, efisiensi data, dan akses cepat.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 13 Oktober 2026, 17.31 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 32x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Sebanyak enam dari sepuluh responden di Indonesia mengungkapkan menggunakan aplikasi peramban tertentu untuk menonton konten video pendek dan serial daring, terutama saat berada di jaringan publik. Kebiasaan ini didukung oleh fitur-fitur unggulan seperti layanan jaringan pribadi virtual (VPN) dan pemblokir iklan yang terintegrasi secara bawaan. Survei yang melibatkan lebih dari 2.000 peserta menyoroti preferensi terhadap peramban yang menawarkan perlindungan privasi tanpa perlu mengunduh aplikasi tambahan.
Keberadaan fitur VPN menjadi salah satu alasan utama pengguna memilih platform tersebut, dengan sekitar 58 persen responden menyadari keberadaan fitur tersebut. Pengguna juga menilai pentingnya kecepatan akses dan efisiensi penggunaan data, terutama saat menjelajah internet melalui Wi-Fi umum. Menurut perwakilan produk peramban tersebut, pasar Indonesia terus menjadi acuan penting dalam pengembangan fitur yang menekankan keamanan digital dan pengalaman pengguna yang mulus.
Integrasi fitur seperti pemblokir iklan, VPN, dan kemampuan berbasis kecerdasan buatan (AI) dirancang untuk memudahkan pengguna dalam mengakses informasi tanpa gangguan. Fitur AI memungkinkan pengguna merangkum teks, menerjemahkan konten, serta menyaring informasi secara otomatis. Dengan begitu, pengguna tidak perlu beralih ke aplikasi lain untuk menyelesaikan tugas digital harian.
Namun, peningkatan fungsi peramban juga menimbulkan pertanyaan terkait pengolahan data pribadi. Perusahaan menekankan pentingnya transparansi dalam pengelolaan data dan memberikan kendali penuh kepada pengguna atas informasi mereka. Privasi, menurut perusahaan, harus menjadi fondasi utama dalam desain produk digital, bukan sekadar tambahan.
Data dari laporan Digital 2025: Indonesia menunjukkan rata-rata warga Indonesia menghabiskan 4 jam 38 menit per hari menggunakan perangkat mobile untuk akses internet. Sebanyak 71,93 persen dari total lalu lintas web berasal dari perangkat seluler, menegaskan dominasi smartphone dalam kehidupan digital masyarakat.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Madrasah Harus Jadi Ruang Belajar Inklusif dan Aman Digital
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI dorong transformasi madrasah menuju lingkungan belajar inklusif, aman secara digital, dan berkeadilan melalui kolaborasi semua pihak.
24 Oktober 2026
Sulut Juara Umum Kejurnas Pacuan Kuda 2026
Kontingen Sulawesi Utara keluar sebagai juara umum Kejurnas Pacuan Kuda Pordasi ke-60 Seri 2 tahun 2026, mengamankan Piala Presiden dalam perhelatan nasional.
24 Oktober 2026

7 Kebiasaan Sederhana untuk Hidup Lebih Bahagia
Studi menunjukkan bahwa kebahagiaan dapat dibangun melalui gaya hidup sehat, interaksi sosial, dan tujuan jangka panjang.
24 Oktober 2026

Pupuk Indonesia Dorong Ketahanan Pangan Lewat Irigasi Berkelanjutan
Pupuk Indonesia bersama Rabu Biru Foundation resmikan sistem irigasi di lima daerah, termasuk Gunungkidul, untuk tingkatkan produktivitas pertanian di lahan tadah hujan.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

D-8 Dorong Perdamaian Melalui Diplomasi dan Kolaborasi Ekonomi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

PLTS Terapung di Waduk Tembesi Capai 74 Persen Progres
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

OJK Sultra Dorong Inklusi Keuangan Lewat BIK 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

Gubernur Kalteng Tanam Pohon di Lokasi Karhutla Tumbang Nusa
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA

Menteri Tinjau Langsung BSPS di Jakarta Barat
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA

Makan Sebelum dan Sesudah Olahraga, Kunci Optimalisasi Performa Tubuh
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.20 WITA

Monako Ungguli Dunia sebagai Tempat Tinggal Terbaik 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.11 WITA

Honda Bikers Day 2026 Tancapkan Semangat Kebangkitan di Ambarawa
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.10 WITA

