Penikaman di Supermarket Incheon, Satu Tewas dan Tujuh Luka-Luka
Seorang pria mengalami henti jantung dan tujuh lainnya luka-luka akibat penikaman di supermarket Incheon, Korea Selatan, pada Selasa (13/10), dengan pelaku telah ditangkap.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 14 Oktober 2026, 17.39 WITA·👁 3 orang membaca· 0 hari ini · 157x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Peristiwa penikaman terjadi di sebuah supermarket di Kota Incheon, Korea Selatan, pada Selasa, 13 Oktober, menyebabkan satu korban mengalami henti jantung dan tujuh orang lainnya mengalami luka-luka ringan hingga berat. Petugas darurat langsung diterjunkan ke lokasi untuk menangani korban, sementara tim kepolisian setempat segera menangkap seorang pria yang diduga sebagai pelaku.
Korban yang mengalami henti jantung sempat diberikan pertolongan pertama di tempat kejadian, namun kondisinya tetap kritis dan tidak berhasil diselamatkan. Sementara itu, tujuh korban lainnya dibawa ke rumah sakit terdekat untuk perawatan medis lebih lanjut. Petugas kepolisian menyatakan bahwa insiden bermula dari ketegangan yang muncul di dalam toko sebelum pelaku melakukan serangan menggunakan senjata tajam.
Meskipun Korea Selatan dikenal sebagai salah satu negara dengan tingkat keamanan tinggi di dunia, insiden semacam ini menimbulkan kekhawatiran baru di tengah masyarakat. Berdasarkan data resmi tahun 2021, tingkat kejahatan pembunuhan di negara itu hanya 1,3 kasus per 100.000 penduduk, jauh lebih rendah dari rata-rata global yang mencapai sekitar enam kasus per 100.000 penduduk. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, negara ini mencatat sejumlah kejadian serangan kekerasan yang melibatkan senjata tajam.
Pada Mei 2025, seorang pria menikam tiga petugas kepolisian, sementara pada September tahun yang sama, tiga orang tewas akibat penikaman di sebuah restoran pizza di Seoul. Insiden terbaru di Incheon kembali menyoroti kerentanan tempat umum terhadap ancaman kekerasan, meski masih sangat langka dibandingkan dengan negara lain. Pihak berwenang kini memperkuat patroli di area komersial dan meningkatkan sistem keamanan di lokasi publik.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Hakim Batalkan Vonis Kartel Bunga, AFPI Soroti Kepatuhan Regulator
Putusan pengadilan membatalkan dakwaan kartel bunga terhadap platform pinjaman daring, dengan menilai kepatuhan terhadap arahan OJK sebagai dasar operasional yang sah.
24 Oktober 2026

Vila Eks Hitler di Alpen Terbakar, Satu Tersangka Ditahan
Sebuah bangunan bersejarah milik Adolf Hitler di pegunungan Alpen terbakar, dengan satu orang ditangkap dan penyelidikan masih berlangsung.
24 Oktober 2026

Unjuk Rasa Massal Guncang Prancis, 135 Orang Ditangkap
Aksi protes besar-besaran di berbagai kota Prancis menewaskan 135 orang ditangkap, menyusul kemarahan sosial terhadap kebijakan pemerintah dan aksi kongres partai sayap kanan.
24 Oktober 2026

Pimpinan CTIF di Singapura Tekankan Kolaborasi Intelijen Anti-Terorisme
Mayjen TNI Rio Firdianto memimpin rapat CTIF Council di Singapura, perkuat sinergi intelijen sembilan negara hadapi ancaman terorisme sekaligus peringati lima tahun berdirinya fasilitas kolaborasi tersebut.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

D-8 Dorong Perdamaian Melalui Diplomasi dan Kolaborasi Ekonomi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

Madrasah Harus Jadi Ruang Belajar Inklusif dan Aman Digital
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

PLTS Terapung di Waduk Tembesi Capai 74 Persen Progres
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

OJK Sultra Dorong Inklusi Keuangan Lewat BIK 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

Gubernur Kalteng Tanam Pohon di Lokasi Karhutla Tumbang Nusa
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA

Menteri Tinjau Langsung BSPS di Jakarta Barat
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA
Sulut Juara Umum Kejurnas Pacuan Kuda 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.23 WITA

7 Kebiasaan Sederhana untuk Hidup Lebih Bahagia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.21 WITA

